Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Zohran Mamdani Gunakan Alquran Milik Kakek untuk Pelantikan Wali Kota New York
Advertisement . Scroll to see content

Travis King, Tentara AS yang Kabur ke Korea Utara Akhirnya Dideportasi

Kamis, 28 September 2023 - 05:24:00 WIB
Travis King, Tentara AS yang Kabur ke Korea Utara Akhirnya Dideportasi
Travis King, prajurit AS yang kabur ke Korut kini sudah dideportasi (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

NEW YORK, iNews.id - Tentara Amerika Serikat Travis King (23) yang menyeberang secara ilegal ke Korea Utara kini sudah dideportasi. Dia ditahan di penjara militer AS.

"Saya dapat langsung mengonfirmasi bahwa Prajurit Travis King berada dalam tahanan Amerika Serikat," kata seorang pejabat senior yang tidak disebutkan namanya, seperti dikutip dari The Journal, Kamis (28/9/2023).

Korea Utara sebelumnya menyatakan akan mengusir prajurit yang menyeberang dari Korea Selatan pada bulan Juli lalu itu. Militer Korea Utara sudah menyelesaikan pemeriksaan terhadap King.

King mengakui masuk secara ilegal ke Korea Utara karena merasa kesal terhadap perlakuan yang tidak manusiawi dan diskriminasi rasial di dalam Angkatan Darat AS. Dia mengaku kecewa dengan masyarakat AS yang dianggap tidak adil.

King, yang pernah bertugas di Korea Selatan, masuk ke Korea Utara saat sedang melakukan tur sipil ke sebuah desa perbatasan pada tanggal 18 Juli. Dia menjadi orang Amerika pertama yang dikonfirmasi ditahan di Korea Utara dalam lima tahun terakhir.

Korea Utara mengonfirmasi pada bulan Agustus bahwa mereka telah menahan King dan sedang melakukan pemeriksaan terkait keadaan penyeberangannya ke perbatasan.

Dalam wawancara bulan lalu dengan ibu King, Claudine Gates, mengatakan bahwa anaknya memiliki begitu banyak alasan untuk ingin pulang.

"Saya tidak bisa membayangkan dia akan ingin tinggal di Korea ketika dia memiliki keluarga di Amerika. Dia memiliki begitu banyak alasan untuk pulang," katanya.

Pria berusia 23 tahun itu adalah salah satu dari sekitar 28.000 tentara Amerika Serikat yang ditempatkan di Korea Selatan sebagai upaya untuk menghadang potensi agresi dari Korea Utara.

King telah dinyatakan absen tanpa izin yang dapat dihukum dengan masa tahanan, pengurangan gaji, atau pemecatan yang tidak terhormat.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut