Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dahsyatnya Letusan Gunung Hayli Gubbi Ethiopia, Maskapai Batalkan Penerbangan
Advertisement . Scroll to see content

Tren Baru India, Kumis ala Pilot Jet Tempur yang Dibebaskan Pakistan

Rabu, 06 Maret 2019 - 08:21:00 WIB
Tren Baru India, Kumis ala Pilot Jet Tempur yang Dibebaskan Pakistan
Pemilik salon menyebut ingin melakukan tugasnya bagi negara dengan menawarkan potongan rambut dan kumis gratis ala Abhinandan. (FOTO: BBC)
Advertisement . Scroll to see content

NEW DELHI, iNews.id - Pilot pesawat tempur India, Abhinandan Varthaman, yang baru-baru ini dibebaskan oleh Pakistan, menjadi tokoh nasional. Dia kini menjadi inspirasi karya seni, iklan, dan bahkan mungkin, tren dalam mode rambut wajah.

Kumisnya yang khas mendapatkan popularitas di India, membuat banyak pria ingin memiliki kumis yang sama.

Sang pilot menjadi pahlawan nasional tak lama setelah tertangkap setelah pasukan Pakistan menembak jatuh jet tempurnya. Akhirnya dia dibebaskan dan kembali ke rumah pada Jumat kemarin.

Sejak itu, sang pilot menjadi viral di media sosial dengan banyak orang India memuji kumisnya sebagai tanda keberanian.

Amul, merk susu paling populer di negara itu, membuat iklan berdasar tren sosial, dengan membuat video yang mengagung-agungkan kumis sang pilot.

Kumis gaya stang tidak jarang di India, dan identik dengan penjahat Bollywood yang flamboyan, perwira militer, dan polisi yang angkuh dan bahkan penyelundup terkenal.

Pilot jet tempur itu menjadi inspirasi di India. (FOTO: GETTY IMAGES)

Namun, reputasi 'kumis stang' tampaknya diselamatkan selama beberapa hari terakhir karena menjadi identik dengan keberanian dan patriotisme.

Setidaknya satu salon rambut di kota selatan Bangalore menawarkan potongan rambut dan kumis gratis pada Senin (4/3) kepada siapa pun yang ingin terlihat seperti pilot pesawat tempur itu.

"Abhinandan melakukan begitu banyak hal bagi negara kami. Saya merasa bahwa saya harus mencoba dan membuat setiap wajah tampak seperti miliknya," kata Nanesh Thakur, pemilik salon, kepada BBC.

Yang membuatnya kecewa -atau mungkin lega- hanya tiga orang yang memenuhi syarat untuk kumis "Abhinandan".

Tejas Chowdhary, yang merupakan salah satu yang beruntung, mengatakan dia melakukan itu untuk sang pilot pesawat tempur.

"Dia melakukan begitu banyak hal untuk negara kita, tidak bisakah saya melakukan ini sebanyak ini?" ujarnya.

Foto Tejas Chowdhary menginginkan kumis "Abhinandan". (FOTO: BBC)

"Abhinandan adalah pahlawan sejati. jadi saya mau memiliki kumis seperti miliknya," kata Naveen Kumar, seorang pengemudi ambulans yang kumisnya juga dipotong ala Abhinandan.

Beberapa orang yang lain tertarik pada tampilan yang sama tetapi, namun kumis mereka tidak cukup panjang untuk dibuat menjadi stang -gaya yang juga dikenal sebagai "Gunslinger".

Sebagai gantinya, kebanyakan pria memilih potongan kumis yang menjadi ciri khas perwira militer.

Di tempat lain di seluruh negeri, beberapa orang memposting foto diri mereka dengan kumis yang terinspirasi oleh Abhinandan.

Kebanyakan orang India pertama kali melihat pilot itu pada 27 Februari ketika kementerian informasi Pakistan merilis -dan kemudian menghapus- sebuah video yang menunjukkan Abhinandan ditutup matanya dan wajahnya berlumuran darah.

Potongan kumis ala sang pilot atau perwira militer menjadi populer di India. (FOTO: REUTERS)

Dalam video yang diterbitkan belakangan, dia terlihat menyeruput teh dari cangkir. Dia tidak lagi ditutup matanya dan tampak sudah dibersihkan. Dia menyebut namanya, pangkat militer, dan mengatakan berasal dari "selatan", namun menolak membagikan rincian misinya.

"Saya tidak seharusnya memberi tahu Anda tentang itu."

Klip itu menjadi viral dengan banyak orang yang memuji keberanian dan sikapnya yang tenang. Segera, tagar #BringBackAbhinahan, atau kembalikan Abhinahan, menjadi tren dan Twitter dibanjiri doa untuk kepulangannya dengan aman.

Kepulangan Abhinandan dirayakan di seluruh India. (FOTO: GETTY IMAGES)

Kerumuman orang yang mengibarkan India memadati perbatasan Wagah di negara bagian Punjab, tempat dia diserahkan kepada para pejabat India pada Jumat silam.

Berita kepulangannya disambut dengan kembang api di beberapa kota di India, termasuk ibu kota Delhi.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut