Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rusia Peringatkan AS Tak Serang Iran
Advertisement . Scroll to see content

Truk Tangki Meledak di Jembatan Krimea, Rusia Batalkan Semua Perjalanan Kereta

Sabtu, 08 Oktober 2022 - 15:43:00 WIB
Truk Tangki Meledak di Jembatan Krimea, Rusia Batalkan Semua Perjalanan Kereta
Asap hitam membubung dari Jembatan Krimea, setelah sebuah truk tangki terbakar dan meledak di sana, Sabtu (8/10/2022). (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

SIMFEROPOL, iNews.id – Sebuah truk tangki bahan bakar terbakar dan meledak di atas Jembatan Krimea, akhir pekan ini. Menurut data awal, lengkungan jembatan tidak sampai rusak akibat ledakan itu.

“Informasi awal: tangki bahan bakar terbakar di salah satu bagian (jembatan). Lengkungan navigasi tidak rusak,” ungkap seorang asisten kepala daerah setempat, Oleg Kryuchkov, lewat aplikasi Telegram, Sabtu (8/10/2022). 

“Masih terlalu dini untuk membicarakan penyebab dan konsekuensinya. Proses pemadaman kebakaran sedang berlangsung,” kata dia. 

Kantor berita Sputnik melaporkan, ledakan itu terjadi di jalan Jembatan Vyshestebliyevskaya, Krimea, Sabtu pagi waktu setempat. Jembatan itu menghubungkan Rusia dengan Semenanjung Krimea.

Semua perjalanan kereta api ke Krimea yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat, akan dihentikan sementara karena insiden di jembatan itu.

“Penjualan tiket kereta api ke Krimea untuk sementara (juga) dihentikan,” ungkap perusahaan transportasi milik negara Rusia, Russian Railways, di Telegram.

Komite Antiterorisme Nasional Rusia (NAC) menduga truk tangki itu sengaja diledakkan di Jembatan Krimea. Akibatnya, tujuh gerbong kereta tangki bahan bakar dari rangkaian kereta kargo yang melaju di dekatnya ikut meledak. Sebagian dari dua gerbong kereta pun ambruk.

Menurut otoritas wilayah setempat, belum ada korban luka maupun korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa itu.

Rusia mencaplok Krimea dari Ukraina pada 2014. Sejak itu, semenanjung tersebut secara de facto menjadi bagian dari Rusia, meski mayoritas negara dan komunitas internasional tidak mengakui klaim Moskow tersebut.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut