Trump Ancam Lenyapkan Iran jika Dirinya Terbunuh
WASHINGTON, iNews.id - Presiden AS Donald Trump mengancam akan menghancurleburkan Iran jika dirinya terbunuh. Trump tanpa menyertakan bukti menuduh Iran berada di balik percobaan pembunuhan terhadapnya.
“Mereka seharusnya tidak melakukan itu, tapi saya telah mengirim pemberitahuan. Apa pun yang terjadi, kita akan meledakkan seluruhnya, seluruh negara akan diledakkan,” kata Trump, dalam wawancara dengan NewsNation.
Pernyataan itu disampaikan Trump merespons pertanyaan host mengenai ancaman berkelanjutan dari kepemimpinan Iran terhadap AS.
Trump melanjutkan, presiden AS sebelumnya, Joe Biden, seharusnya memperlakukan Iran dengan keras. Para pemimpin AS di masa lalu, kata dia, gagal menangani Iran secara tepat.
Dia menegaskan, jangankan presiden, jika Irana membunuh warga biasa pun maka balasannya adalah serangan yang keras.
“Jika mereka membuat ancaman itu kepada seseorang, bahkan bukan presiden, tapi seperti yang mereka lakukan terhadap saya, saya pasti akan menyerang mereka dengan sangat keras,” katanya.
“Saya punya instruksi sangat tegas, apa pun yang terjadi, mereka akan menghapus Iran dari muka bumi ini,” ujarnya, lagi.
Trump pekan lalu sempat mengancam akan menyerang Iran terkait demonstrasi rusuh anti-pemerintah yang menewaskan ribuan orang. Namun saat dia membatalkannya, berdasarkan keterangan beberapa pejabat AS.
Iran diguncang demonstrasi besaar sejak 28 Desember 2025 dipicu oleh anjloknya nilai mata uang rial, inflasi yang melonjak, dan lonjkaan harga pangan. Demonstrasi awalnya berlangsung di Teheran kemudian menjalar ke kota lain disertai kerusuhan.
Lembaga Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA) yang berbasis di AS mengungkap, setidaknya 4.500 orang tewas hingga Selasa (20/1/2026) dan lebih dari 5.800 luka akibat kerusuhan. Selain itu lebih dari 26.000 demonstran ditangkap.
Editor: Anton Suhartono