Trump: AS Setop Bantuan Keuangan untuk Israel
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan menghentikan bantuan keuangan untuk Israel akhir tahun ini. Trump dan Perdana Menteri Benjamin Netayahu telah menyepakati keputusan tersebut.
"Netanyahu dan saya telah mencapai kesepakatan, kita memberikan 4 miliar dolar AS (sekitar Rp72,6 triliun) setiap tahun kepada Israel, dan beberapa bulan lalu kami sepakat untuk menghentikannya," ujarnya, kepada Fox News, dikutip Rabu (4/11/2026).
Trump menambahakan, Israel tak keberatan bantuan dana itu dihentikan karena sudah menjadi negara sukses.
"Jadi kita tak memberu bantuan apa pun lagi kepada Israel," kata Trump.
Meski demikian pemerintahan Trump masih akan memberi bantuan ke Israel jika diperlukan, seraya menyebut negara Yahudi itu sebagai mitra yang luar biasa bagi AS.
Trump melanjutkan penghentian ini mencakup hibah keuangan langsung maupun pengiriman material pertahanan.
"Anda bisa menganggapnya sebagai barter, bantuan militer, atau uang tunai. Dengar, kita memberi berbagai barang dan uang senilai 4 miliar dolar kepada mereka, padahal mereka tidak membutuhkannya," ujarnya.
Trump menegaskan, penghentian paket bantuan luar negeri ini tidak berarti menghentikan transaksi senjata secara komersial. Israel tetap bebas membeli peralatan pertahanan AS di pasar terbuka.
Trump mengeklaim Netanyahu yang mengusulkan penghentian bantuan tersebut secara bertahap setelah melalui diskusi bilateral selama beberapa tahun.
Menurut dia, pemimpin Israel itu menyadari bahwa subsidi tersebut telah menjadi "sumber perdebatan" di dalam negeri yang memicu sorotan politik.
Editor: Anton Suhartono