Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump: Kapal-Kapal Perang AS Siaga di Sekitar Iran sampai Kesepakatan Damai Tercapai
Advertisement . Scroll to see content

Trump Bantah Amerika Perang Lawan Venezuela

Selasa, 06 Januari 2026 - 14:11:00 WIB
Trump Bantah Amerika Perang Lawan Venezuela
Donald Trump membantah anggapan Amerika Serikat sedang berperang melawan Venezuela (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membantah anggapan negaranya sedang berperang melawan Venezuela. Militer AS menggelar serangan besar-besaran ke Ibu Kota Karakas pada Sabtu pekan lalu. Menurut sumber perjabat Venezuela, serangan itu menewaskan sedikitnya 80 orang.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi NBC News, Trump berdalih operasi militer AS ke Venezuela merupakan penegakan hukum.

"Tidak, kita tidak (sedang berperang melawan Venezuela) ... Kita sedang berperang dengan orang-orang yang menjual narkoba," ujarnya, dikutip Selasa (6/1/2026).

Trump menegaskan, militer AS sedang menumpas para gembong narkoba di Venezuela.

"Kita berperang melawan orang-orang yang mengirim narapidana, para pecandu narkoba, dan pasien rumah sakit jiwa, ke negara kita," ujarnya.

Dia juga mengklaim hubungan AS dengan pemerintahan sementara Venezuela yang dipimpin Wakil Presiden Delcy Rodriguez berjalan sangat baik. 

Sebelumnya Rodriguez membantah berkolusi dengan Trump terkait pemerintahan Venezuela yang baru setelah penangkapan Presiden Nicolas Maduro. Sesuai konstitusi Venezuela, Rodriguez memegang kendali pemerintahan sementara, menggantikan Maduro. Dia juga menegaskan Maduro tetap sebagai presiden, tidak digulingkan.

Trump mengatakan Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio telah berhubungan dengan Rodriguez.

"(Hubungan mereka) Sangat kuat," ujarnya, seraya menambahkan, Rubio berbicara dengan Rodriguez menggunakan bahasa Spanyol dengan lancar.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut