Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Blak-blakan Sentil Zelensky, Trump: Sudah Waktunya Ukraina Ganti Presiden
Advertisement . Scroll to see content

Trump Bela Kesepakatan Solar dengan Rusia, Zelensky Murka: Putin Dapat Duit untuk Perang!

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:10:00 WIB
Trump Bela Kesepakatan Solar dengan Rusia, Zelensky Murka: Putin Dapat Duit untuk Perang!
Volodymyr Zelensky murka karena Donald Trump membela kesepakatan penangguhan sanksi terhadap ekspor solar Rusia (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membela kesepakatan penangguhan sanksi terhadap ekspor solar Rusia di tengah perang yang masih berkecamuk di Ukraina. Langkah ini menuai kritik keras dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky yang memperingatkan, kebijakan tersebut bisa memberi Moskow dana tambahan untuk melanjutkan perang.

Zelensky menilai, kesepakatan yang memungkinkan jutaan ton solar Rusia masuk ke pasar AS justru menguntungkan Presiden Rusia Vladimir Putin. Menurut dia, pendapatan tambahan dari ekspor energi dapat digunakan Moskow untuk membeli peralatan militer dan meneruskan invasi ke Ukraina.

Sebaliknya, Trump mengkritik strategi Ukraina yang terus menyerang kilang-kilang minyak Rusia. 

Trump juga menyarankan Ukraina memilih presiden baru yang bersedia menempuh jalur perundingan damai dengan Rusia. Dia menuding Zelensky terus membuat masalah dan melewatkan peluang untuk mencapai kesepakatan.

"Dia sebaiknya benar-benar mundur," kata Trump, merujuk kepada Zelensky.

Pernyataan tersebut memperlihatkan perbedaan pendekatan Washington dan Kyiv dalam menghadapi Moskow. Pemerintahan Trump menyoroti dampak serangan terhadap infrastruktur energi dan pasokan bahan bakar dunia, sedangkan Zelensky menilai tekanan ekonomi terhadap Rusia tetap penting untuk membatasi kemampuan negara itu melanjutkan perang.

Trump sebelumnya mengumumkan kesepakatan dengan Moskow untuk menangguhkan sanksi terhadap ekspor solar Rusia hingga 7 April. Kebijakan tersebut menjadi sorotan karena muncul ketika pasar energi global menghadapi tekanan akibat konflik di Timur Tengah.

Bagi Ukraina, pelonggaran sanksi berisiko membuka peluang bagi Rusia untuk memperoleh pendapatan tambahan dari penjualan energi. Zelensky memperingatkan bahwa uang tersebut dapat memperkuat kemampuan militer Moskow, meski besaran pendapatan tambahan dan penggunaannya belum dirinci dalam pernyataan yang dikutip.

Di sisi lain, serangan Rusia dan Ukraina terhadap infrastruktur energi serta fasilitas transportasi masing-masing juga semakin intensif. Situasi tersebut menambah tekanan terhadap rantai pasokan energi dan memperbesar kekhawatiran mengenai dampak perang terhadap pasar global.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut