Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengenal Sistem Pertahanan Patriot yang Digunakan Arab Saudi Cegat Rudal Houthi
Advertisement . Scroll to see content

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:45:00 WIB
Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS
Donald Trump memperingatkan China dan Rusia akan mengalami kerugian besar jika membantu Iran dalam perang melawan AS dan Israel (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan China dan Rusia akan mengalami kerugian besar jika membantu Iran dalam perang melawan AS dan Israel. Trump mengeklaim kedua negara itu memahami konsekuensi yang akan mereka hadapi jika ikut campur dalam konflik.

Oleh karena itu, Trump tidak yakin China maupun Rusia memberikan bantuan kepada Iran. Namun, dia memperingatkan keterlibatan kedua negara, bahkan walau hanya bantuan skala kecil, tidak akan luput dari perhatian Washington.

“Jika mereka melakukannya, pada level yang sangat rendah, tapi saya sama sekali tidak yakin mereka melakukannya,” kata Trump, dalam pernyataan di Truth Social, dikutip Kamis (15/10/2026).

“Mereka akan menderita kerugian besar dan kita akan mengetahuinya, mengetahuinya dengan sangat cepat,” tulis Trump.

Pernyataan tersebut menegaskan kembali sikap Trump yang sebelumnya mengingatkan Beijing dan Moskow agar tidak memasok senjata kepada Teheran. Dia mengklaim kedua negara telah menyampaikan komitmen untuk tidak memberikan bantuan persenjataan kepada Iran.

Pada Juli lalu, Trump mengatakan Presiden China Xi Jinping telah memberitahunya bahwa Beijing tidak akan menjual senjata kepada Iran, termasuk melalui perusahaan-perusahaan swasta.

Trump juga mengklaim Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan kepadanya bahwa Moskow tidak akan menjual senjata kepada Teheran.

Saat itu, Trump memperingatkan bahwa China dan Rusia akan menghadapi konsekuensi yang sangat buruk jika memutuskan terlibat dalam perang melawan AS dan Israel.

China Terseret Tuduhan Bantu Militer Iran

Di tengah peringatan Trump, China sebelumnya telah menjadi sasaran tindakan Washington terkait dugaan bantuan kepada militer Iran.

Pada Mei, pemerintahan Trump menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah perusahaan China yang dituduh membantu militer Iran. Perusahaan-perusahaan tersebut juga dituding menyediakan citra satelit yang dapat digunakan untuk menargetkan markas dan pasukan AS di Timur Tengah.

Pemerintah China membantah tuduhan bahwa entitas negaranya membantu militer Iran. Dengan demikian, tuduhan Washington tersebut ditolak oleh Beijing.

Persoalan ini menambah ketegangan hubungan AS dan China di tengah perang melawan Iran. Washington berupaya mencegah Teheran memperoleh dukungan militer yang dapat memperkuat kemampuannya menghadapi serangan AS dan Israel.

Sementara itu, Rusia juga menjadi sorotan karena hubungannya dengan Iran. Namun, dalam pernyataan terbarunya, Trump mengaku tidak memiliki keyakinan bahwa Moskow memberikan bantuan militer kepada Teheran.

Peringatan Trump memperlihatkan bahwa Washington tidak hanya memusatkan perhatian pada kemampuan militer Iran, tetapi juga pada kemungkinan keterlibatan kekuatan besar lain dalam konflik tersebut.

Jika China atau Rusia terbukti memberikan bantuan militer kepada Iran, hubungan mereka dengan AS berpotensi semakin tegang. Trump sendiri telah memperingatkan bahwa kedua negara akan menanggung kerugian besar jika mengambil langkah tersebut.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut