Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapal Patroli Kuba Tembaki Kapal Cepat AS Tewaskan 4 Orang, Ini Kata Wapres JD Vance
Advertisement . Scroll to see content

Trump Desak 2 Muslimah Anggota DPR AS Dideportasi, Kenapa?

Kamis, 26 Februari 2026 - 06:58:00 WIB
Trump Desak 2 Muslimah Anggota DPR AS Dideportasi, Kenapa?
Donald Trump menyerukan deportasi dua Muslimah anggota DPR AS Ilhan Omar (sedang berteriak) dan Rashida Tlaib (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyerukan deportasi dua Muslimah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS, Rashida Tlaib dan Ilhan Omar. Alasannya Trump tak terima Pidato Kenegaraan yang disampaikan pada Selasa malam diinterupsi oleh politisi Partai Demokrat tersebut.

"Ketika orang-orang berperilaku seperti itu, dan mengetahui bahwa mereka adalah politisi yang curang dan korup, sangat buruk bagi negara kita. Kita harus memulangkan mereka ke tempat asal secepat mungkin," tulis Trump di akun Truth Social, dikutip Kamis (26/2/2026).

Ilhan Omar lahir di Somalia, namun telah menjadi warga negara AS hampir 30 tahun. Sementara itu, Tlaib merupakan perempuan keturunan Palestina yang berdomisili di Detroit, Michigan. Dia telah menjadi warga AS sejak lahir. 

Tidak ada alasan kuat untuk mendeportasi keduanya berdasarkan aturan yang berlaku di AS.

Keduanya berulang kali meneriaki Trump yang menyampaikan Pidato Kenegaraan di Kongres. Kecaman itu mereka lontarkan saat Trump memaparkan kebijakan soal imigrasi. Omar dan Tlaib mengecam Trump atas kematian warga AS di tangan para petugas imigrasi, merujuk pada kejadian di Minnesota pada Januari lalu.

"Anda telah membunuh warga Amerika!" teriak kedua anggota parlemen itu sebelum walk out dari ruang Kongres.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut