Trump Desak Warga Asing Segera Tinggalkan Iran
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak warga dari negara-negara sekutu AS untuk segera meninggalkan Iran. Sebelumnya Kedutaan Besar Virtual AS untuk Iran juga mengeluarkan pernyataan untuk warganya di Iran.
“Saya kira mereka harus pergi,” kata Trump, dikutip dari Sputnik, Rabu (14/1/2026).
Pernyataan itu disampaikan di tengah spekukalasi tinggi bahwa militer AS segera melancarkan serangan terhadap Iran terkait demonstrasi rusuh yang menewaskan ribuan orang. Trump berdalih militernya akan bergerak sebagai respons atas tindakan pasukan keamanan Iran terhadap para demonstran.
Trump mendapat kabar mengenai banyaknya korban jiwa dalam demonstrasi yang sudah berlangsung sejak akhir Desember 2025, namun tak mau mengungkapnya.
Sebelumnya Kanada juga mendesak warganya untuk segera meninggalkan Iran. Mereka diimbau meninggalkan Iran melalui jalur darat yang aman yakni dengan melintasi Armenia atau Turki.
Kedutaan Besar (Kedubes) Virtual AS di Iran pada Senin (12/1/2026) menyerukan warganya untuk segera meninggalkan Iran. Disebutkan, jika warga AS tidak memungkinkan untuk meninggalkan Iran karena kondisi, mereka diimbau untuk membuat tempat aman dengan menyediakan persediaan makanan, air, dan obat-obatan.
"Warga AS harus mengantisipasi pemadaman internet berkelanjutan, merencanakan cara komunikasi alternatif, dan, jika aman untuk melakukannya, mempertimbangkan untuk meninggalkan Iran melalui jalur darat ke Armenia atau Turki," bunyi pernyataan kedubes.
Selain itu kedubes mendesak warganya mengurangi kebergantungan terhadap pemerintah AS untuk memfasilitasi kepergian dari Iran. Disebutkan pula, warga AS harus menjauh, menghindari, dan tidak terlibat dalam demonstrasi yang terjadi di Iran.
"Tindakan yang Harus Dilakukan: Tinggalkan Iran sekarang. Bikin rencana untuk meninggalkan Iran yang tidak bergantung pada bantuan pemerintah AS. Jika Anda tidak bisa pergi, cari lokasi aman di dalam tempat tinggal Anda atau bangunan aman lainnya. Siapkan persediaan makanan, air, obat-obatan, dan barang-barang penting lain. Hindari demonstrasi, tetap tenang, waspadai lingkungan sekitar," demikian isi pernyataan.
Editor: Anton Suhartono