Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Makin Kacau, Demonstran Rusuh Terancam Hukuman Mati
Advertisement . Scroll to see content

Trump Didakwa Suap, Politisi Republik termasuk Ketua DPR AS Pasang Badan Sebut Motif Politik

Jumat, 31 Maret 2023 - 08:13:00 WIB
Trump Didakwa Suap, Politisi Republik termasuk Ketua DPR AS Pasang Badan Sebut Motif Politik
Donald Trump didakwa melakukan suap kepada Stormy Daniels sebelum Pilpres 2016 (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (DPR AS) akan meminta pertanggungjawaban Jaksa Wilayah Manhattan Alvin Bragg terkait dakwaan terhadap mantan Presiden Donald Trump. Ketua DPR AS Kevin McCarthy, seorang Republikan, mengatakan Bragg diduga menyalahgunakan kekuasaan terkait dakwaan terhadap Trump.

"Rakyat Amerika tidak akan menoleransi ketidakadilan ini dan Dewan Perwakilan Rakyat akan meminta pertanggungjawaban Alvin Bragg terkait penyalahgunaan kekuasaan yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata McCarthy, dalam pernyataan, dikutip dari Sputnik, Jumat (31/3/2023).

Langkah McCarthy ini juga sebagai dukungan terhadap sesama politikus Partai Republik. Ini mengindikasikan Trump masih memiliki cengkeraman yang kuat di partai, menjelang Pilpres AS 2024. McCarthy menegaskan dakwaan itu seperti mempersenjatai sistem peradilan suci yang dimanfaatkan untuk menyerang Trump.

Dukungan juga datang dari politikus Republik lainnya, Rick Scott. Senator asal Florida itu menyebut dakwaan terhadap Trump sebagai balas dendam politik. 

Senator Republik lain, Ted Cruz, menyebut dakwaan itu sebagai eskalasi bencana dalam mempersenjatai sistem peradilan.

Sebelum kabar soal dakwaan ini beredar, Trump mendapat bocoran bahwa dirinya akan ditangkap sehubungan dengan tuduhan suap terhadap Stormy Daniels. Dia mendorong Partai Republik untuk bereaksi soal tuduhan itu.

Trump membantah pernyataan Daniels, bernama asli Stephanie Clifford, soal uang yang diberikan sebagai imbalan untuk tutup mulut.

Kasus ini bisa menjegal upaya Trump untuk maju dalam pencalonan presiden dari Republik, padahal dia calon terkuat. Dia mendapat dukungan 44 persen dari Partai Republik dalam polling yang digelar Reuters/Ipsos pekan ini. Di bawahnya adalah Gubernur Florida Ron DeSantis yang mendapat dukungan 30 persen. Meski mendapat banyak dukungan DeSantis belum secara resmi mengumumkan pencalonannya untuk maju dalam Pilpres 2024. 

Meski berpotensi menjadi rival dalam seleksi bakal capres di Republik, DeSantis bergabung dengan politisi Republik lain mengecam dakwaan terhadap Trump. Dia juga menyebut dakwaan itu seperti mempersenjatai sistem hukum dan digunakan untuk kepentingan politik.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut