Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KPK Sita Uang Pecahan Dolar AS hingga Euro dari Rumah Silmy Karim, Segini Totalnya
Advertisement . Scroll to see content

Trump Klaim AS-Iran Sepakat Damai, Begini Respons Teheran

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:58:00 WIB
Trump Klaim AS-Iran Sepakat Damai, Begini Respons Teheran
Presiden AS Donald Trump mengeklaim pihaknya dan Iran segera menandatangani kesepakatan damai. Namun, Teheran menegaskan kesepakatan belum tercapai. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim bahwa pihaknya dengan Iran telah sepakat untuk segera menandatangani kesepakatan damai. Merespons hal tersebut, Teheran menegaskan bahwa keputusan final terkait kesepakatan untuk mengakhiri konflik belum tercapai. 

Melansir BBC, Trump sebelumnya menyatakan bahwa AS akan kembali melancarkan serangan yang sangat keras terhadap Iran pada Kamis lalu. 

Namun, beberapa saat kemudian dia mengatakan serangan tersebut dibatalkan karena para negosiator baru saja mencapai penyelesaian yang luar biasa dengan Iran.

Kepada para wartawan, Trump mengatakan, kesepakatan itu masih menunggu finalisasi dokumen yang ditargetkan selesai dalam beberapa hari ke depan dan kemungkinan akan ditandatangani dalam sebuah seremoni di Eropa.

Namun, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran, Esmail Baghaei menuturkan, laporan mengenai tercapainya kesepakatan masih bersifat spekulatif 

"Belum ada yang difinalisasi," kata Baghaei.

Sementara itu, Baghaei mengatakan, sebagian besar teks nota kesepahaman sebenarnya telah difinalisasi. Namun, menurutnya, AS mengajukan tuntutan yang berlebihan serta menambahkan sejumlah permintaan baru.

Dia juga menegaskan bahwa Iran tidak akan mengabaikan prinsip-prinsip yang selama ini menjadi garis merah negara tersebut.

Trump sebelumnya juga pernah mengeklaim bahwa kesepakatan dengan Iran sudah dekat, tetapi pada akhirnya tidak terwujud.

AS dan Israel melancarkan serangan besar-besaran ke Iran pada 28 Februari. Iran kemudian membalas dengan menyerang Israel dan negara-negara sekutu AS di kawasan Teluk, serta secara efektif menutup Selat Hormuz, jalur pelayaran penting bagi distribusi minyak dan gas alam cair dunia.

Meskipun kedua pihak telah menyepakati gencatan senjata pada April, AS dan Iran masih terlibat dalam aksi saling serang secara sporadis, termasuk dua putaran serangan balasan yang terjadi pekan ini. 

Di saat yang sama, Trump berulang kali menyampaikan optimisme mengenai peluang tercapainya kesepakatan dengan Iran.

Setelah komentar terbaru Trump, harga minyak mentah Brent anjlok menjadi sekitar 89 dolar AS per barel atau turun 4,4 persen dalam sehari.

Trump mengatakan, kesepakatan tersebut akan memastikan Iran tidak pernah memiliki senjata nuklir.

"Kami memiliki kesepakatan bahwa Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir, yang memang menjadi tujuan utama dari seluruh upaya yang kami lakukan untuk mencapai hasil ini. Ini adalah hal yang sangat besar," kata Trump.

Pemimpin AS tersebut mengaku telah berbicara dengan sejumlah pemimpin kawasan, termasuk sekutu-sekutu AS di Teluk dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Trump menambahkan, seluruh kawasan Timur Tengah menyambut positif perkembangan tersebut.

Kantor Perdana Menteri Israel mengonfirmasi adanya komunikasi antara Netanyahu dan Trump. Namun, Israel menegaskan bahwa mereka bukan pihak dalam nota kesepahaman yang sedang dibahas.

Dalam pernyataannya, Netanyahu menyampaikan apresiasi atas komitmen Trump untuk mendorong tercapainya kesepakatan final yang mencakup penghapusan material nuklir yang telah diperkaya, pembongkaran infrastruktur pengayaan uranium, pembatasan produksi rudal, serta penghentian dukungan Iran terhadap kelompok-kelompok proksi di kawasan.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut