Trump Klaim Kejahatan di AS Turun: Kita Tangkap Ribuan Penjahat Kelas Kakap!
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim angka kejahatan di negaranya menurun, termasuk di Minnesota. Wilayah tersebut sedang menjadi sorotan terkait penembakan seorang perawat ICU rumah sakit, Alex Pretti, oleh petugas imigrasi ICE.
“Bahkan di Minnesota, angka kejahatan menurun karena apa yang telah kita lakukan. Kita telah menangkap ribuan penjahat, penjahat kambuhan, penjahat kelas kakap,” kata Trump, seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (28/1/2026).
Trump mengungkap para penjahat tersebut merupakan imigran dari berbagai negara, termasuk Venezuela dan Kongo.
“Mereka datang dari seluruh dunia, seluruh Amerika Selatan, seluruh Amerika Latin, seluruh Afrika. Mereka datang dari mana-mana. Dan dalam banyak kasus, mereka keluar dari penjara,” ujarnya.
2 Pasukan Garda Nasional AS Ditembak, Gedung Putih Lockdown
Trump juga mengklaim AS kini menjadi negara paling aman dibandingkan sebelumnya.
Ibu Kota Washington DC, lanjut dia, sejak beberapa bulan telah terakhir, dari tempat yang penuh kriminalitas menjadi hampir tidak memiliki kasus kejahatan.
Negara dengan Tingkat Kriminalitas Tertinggi, Salah Satunya Tetangga Indonesia
Pretti ditembak mati oleh agen ICE di Kota Minneapolis pada Sabtu pekan lalu, memicu protes nasional.
Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) menyatakan, pelaku adalah petugas patroli perbatasan yang melepaskan tembakan dengan dalih keselamatannya terancam. Namun video-video yang bereda mengungkap tak ada ancaman yang dilakukan Pretti meski dia membawa senjata api.
Pada 7 Januari, seorang agen ICE lainnya juga menembak mati seorang perempuan saat kerusuhan pecah di kota yang sama.
Tndaka brutal ICE memicu protes besar-besaran di seluruh Minnesota.
Editor: Anton Suhartono