Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Klaim Ambil Alih Selat Hormuz: Kondisinya Sangat Baik!
Advertisement . Scroll to see content

Trump Klaim Volume Minyak Lintasi Selat Hormuz kini Nyaris Samai Level Sebelum Perang

Jumat, 04 September 2026 - 03:00:00 WIB
Trump Klaim Volume Minyak Lintasi Selat Hormuz kini Nyaris Samai Level Sebelum Perang
Donald Trump mengeklaim, volume pasokan minyak yang melalui Selat Hormuz nyaris kembali ke level normal seperti sebelum pecahnya perang (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim, volume pasokan minyak yang melalui Selat Hormuz nyaris kembali ke level normal seperti sebelum pecahnya perang melawan Iran pada 28 Februari lalu.

Trump mengunggah gambar di akun Truth Social yang menunjukkan sekitar 18 juta barel minyak melintasi Selat Hormuz setiap hari saat ini. Sementara minyak yang melintasi jalur perairan strategis tersebut sebelum perang mencapai 20 juta barel per hari.

"Volume Minyak Hormuz telah kembali!" demikian tulisan di gambar tersebut.

Sebelumnya sumber pejabat AS mengatakan kepada CNN, militer AS mengawal 40 kapal komersial melalui Selat Hormuz pada 1 September, rekor sejak awal konflik.

Selama operasi tersebut, pasukan AS dilaporkan menembak jatuh rudal jelajah anti-kapal dan menangkal drone. 

Trump pada bulan lalu mengatakan Selat Hormuz telah terbuka untuk pelayaran, namun blokade maritim terhadap Iran tetap berlaku. Hingga kini konflik belum terselesaikan, bahkan AS meningkatkan tekanan dengan memberlakukan sanksi baru yang sangat dahsyat.

Sementara itu para pejabat Iran berkali-kali menegaskan militernya tetap memegang kendali penuh terhadap Selat Hormuz. Kapal-kapal yang melintas lewat jalur ilegal menjadi sasaran tembak.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut