Trump Minta Bos UFC Dana White Jadi Jubir Gedung Putih, Pertemuan Segera Digelar
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menawarkan posisi sekretaris pers Gedung Putih kepada bos Ultimate Fighting Championship (UFC), Dana White. Tawaran tersebut disampaikan Trump melalui unggahan di media sosial Truth Social.
"Dana akan menjadi sekretaris pers yang tiada duanya. Dana, tolong terima pekerjaan ini!" tulis Trump dilansir dari BBC, Minggu (8/11/2026).
Belum jelas apakah tawaran terbuka tersebut benar-benar serius atau sekadar gurauan. Namun, White mengatakan akan bertemu dengan Trump di Washington pada Senin (9/11/2026) mendatang.
"Saya akan menemuinya, kami punya jadwal pertemuan pada hari Senin," kata White.
Posisi sekretaris pers Gedung Putih diketahui kosong sejak pertengahan Oktober 2026. Kekosongan itu terjadi setelah Katie Zacharia mengundurkan diri kurang dari lima hari setelah menjabat.
Unggahan Trump muncul setelah Partai Republik mengalami kekalahan dalam pemilihan paruh waktu AS. Hasil pemilu tersebut membuat partai pendukung Trump kehilangan kendali mayoritas di Kongres.
Dalam unggahannya, Trump menyebut White sebagai petarung dan pejuang yang tangguh. Dia juga meminta bos UFC itu membawa sejumlah petarung ternama ke Gedung Putih jika menerima tawaran tersebut, termasuk beberapa petarung yang bukan warga negara AS.
"Kita membutuhkan orang-orang ini untuk membela kita dari kelompok Kiri yang gila," tulis Trump sembari menyertakan foto enam petarung.
Tak lama setelah unggahan Trump, White membagikan foto dirinya di Instagram. Foto tersebut memperlihatkan dia berdiri di belakang podium di ruang konferensi pers Gedung Putih.
"Menuju babak berikutnya," tulis White. Namun, tidak diketahui apakah unggahan itu disampaikan secara serius atau sekadar bercanda.
Direktur Komunikasi Gedung Putih Steven Cheung turut merespons unggahan Trump melalui platform X.
"Mantap! Lakukanlah, @DanaWhite!" tulis Cheung sembari membagikan pesan Trump.
White sendiri berada di sisi ring dalam pertandingan tinju di London pada Sabtu malam. Pertarungan tersebut mempertemukan mantan juara dunia asal Inggris, Chris Billam-Smith, dengan petinju Inggris kelahiran Jamaika, Cheavon Clarke, di Copper Box Arena.
Dalam konferensi pers setelah pertandingan, White mengatakan akan terbang ke Washington untuk bertemu Trump.
"Saya sudah punya banyak pekerjaan," ujarnya kepada wartawan.
"Saya yakin akan ada hal yang bisa kami bicarakan setelah pertemuan itu," tambahnya tanpa menjelaskan lebih lanjut apakah dia tertarik menerima posisi tersebut.
Di sisi lain, CNN mengutip seorang sumber yang mengetahui persoalan tersebut yang menyebut White telah menolak tawaran Trump.
Editor: Rizky Agustian