Trump: Perang dengan Iran Makan Waktu 4 Minggu
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut operasi militer terhadap Iran mungkin memakan waktu hingga 4 pekan. Dia menegaskan serangan terhadap Iran tak akan berakhir hingga tujuannya tercapai.
“Ini merupakan proses 4 minggu. Kami memperkirakan akan memakan waktu sekitar 4 minggu,” kata Trump, kepada surat kabar Inggris Daily Mail, dikutip Senin (2/3/2026).
“Sekuat apa pun Iran, negara besar, akan memakan waktu 4 minggu atau kurang,” katanya melanjutkan.
Namun dia juga mengatakan tetap terbuka untuk pembicaraan lebih lanjut dengan Iran, meski mungkin tidak akan terjadi dalam waktu dekat.
Gawat! Negara-Negara Arab Ancam Balas Serangan Iran
“Saya tidak tahu. Mereka ingin berbicara, tetapi saya sampaikan, ‘Seharusnya Anda bicara pekan lalu, bukan sekarang'," ujarnya.
Dia lalu mengingatkan operasi militer terhadap Iran akan berlanjut hingga semua tujuan tercapai.
Iran Ngamuk! 6 Perwira Badan Intelijen CIA Dilaporkan Tewas dalam Serangan di Uni Emirat Arab
Korut Kecam Serangan AS-Israel ke Iran: Seperti Gangster
Menurut dia, operasi yang telah menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei serta puluhan tokoh pemerintah dan militer Iran itu lebih cepat dari yang diperkirakan.
“Operasi tempur terus berlanjut saat ini dengan kekuatan penuh, dan akan terus berlanjut sampai semua tujuan kita tercapai,” kata Trump, tanpa menyebutkan secara rinci apa tujuan serangan AS-Israel terhadap Iran.
Sosok Mojtaba Khamenei, Calon Terkuat Pemimpin Tertinggi Iran yang Baru
Sementara itu dalam posting-an di Truth Social, Trump menyinggung tiga tentaranya yang tewas selama serangan balasan Iran. Beberapa media melaporkan, tiga tentara AS itu bertugas di Kuwait. Dia menilai kemungkinan akan ada lebih banyak korban dari pihak AS.
“Tetapi pada akhirnya ini akan menjadi hal yang hebat bagi dunia,” kata Trump.
Editor: Rizky Agustian