Trump: Perang Rusia-Ukraina Bikin Saya Jengkel!
WASHINGTON, iNew.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump blak-blakan menyebut perang Rusia-Ukraina membuatnya jengkel. Dia menegaskan perang tersebut seharusya tidak pernah terjadi.
"Benar," kata Trump, dalam wawancara dengan GB News, saat ditanya apakah perang di Ukraina masih membuatnya jengkel, dikutip Sabtu (15/11/2025).
Kini, dia fokus memediasi konflik yang sudah berlangsung sejak Februari 2022 itu.
Berbagai upaya mediasi yang dilakukan, termasuk bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada Agustus lalu tetap gagal menghentikan perang. Selain itu AS sudah berkali-kali menjatuhkan sanksi kepada Rusia selama konflik berlangsung.
Rusia Ngamuk Gempur Ibu Kota Kiev Ukraina, 6 Orang Tewas
Sanksi pertama yang dijatuhkan pemerintahan Trump mengincar dua perusahaan energi terbesar.
Sebelumnya Trump merasa bangga telah berhasil mengakhiri delapan perang sejak menduduki jabatan periode keduanya pada Januari 2025. Di antara perang yang dimediasi adalah India-Pakistan, Armenia-Azerbaijan, Thailand-Kamboja, dan Israel-Iran, dan perang terakhir yang dimediasinya pada Oktober lalu adalah Israel-Hamas.
AS Jatuhkan Sanksi ke Rusia, Perang Ukraina Makin Jauh dari Akhir
Selanjutnya dia menargetkan akan menyelesaikan konflik Rusia dan Ukraina.
Waduh, Trump Beri Lampu Hijau kepada Ukraina Serang Rusia Lebih Dalam
"Yang belum saya lakukan adalah Rusia dan Ukraina. Seharusnya tidak pernah dimulai," kata Trump.
Trump yakin akan bisa mewujudkan gencatan senjata di Ukraina setelah perang.
"Saya berharap itu akan segera terjadi. Kita sudah memberi banyak tekanan pada mereka (Rusia)," kata Trump.
Editor: Anton Suhartono