Trump Sebut Iran Sudah Tak Berdaya: Angkatan Laut dan Pemimpin Mereka Telah Tiada
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim sebagian besar kemampuan militer Iran telah hancur. Iran kini tidak lagi memiliki angkatan laut, angkatan udara, maupun sistem pertahanan udara yang beroperasi setelah serangkaian serangan AS.
Trump juga mengatakan para pemimpin militer Iran telah tewas sehingga membuat negara itu kehilangan kekuatan untuk menghadapi tekanan militer.
"Mereka tidak memiliki angkatan laut. Mereka tidak memiliki angkatan udara, semuanya telah lenyap. Sistem pertahanan anti-pesawat mereka telah lenyap. Para pemimpin mereka semuanya tewas," kata Trump dalam wawancara dengan Fox News, dikutip Rabu (15/7/2026).
Trump juga mengatakan para pemimpin terbaik Iran telah tiada. Dalam pernyataannya, dia sempat menyebut nama Khomeini ketika merujuk pada kepemimpinan Iran.
"Khomeini telah tiada," ujarnya, yang tampaknya keliru menyebut nama Ali Khamenei.
Khomeini merupakan pemimpin Revolusi Iran yang meninggal pada 1989. Sementara Ali Khamenei, yang kemudian menjadi Pemimpin Tertinggi Iran, terbunuh dalam serangan gabungan AS-Israel pada 28 Februari.
Trump kemudian menyinggung kondisi Mojtaba Khamenei, yang kini memimpin Iran.
"Putranya, 90 persen telah tiada," katanya, merujuk pada Mojtaba Khamenei.
Mojtaba dilaporkan mengalami luka parah akibat serangan AS-Israel pada 28 Februari yang menargetkan kediaman ayahnya di jantung Teheran. Meski telah ditunjuk sebagai pengganti Ali Khamenei, Mojtaba belum pernah muncul di hadapan publik, baik melalui video maupun pernyataan suara.
Editor: Anton Suhartono