Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Netanyahu Tolak Usulan Damai Trump di Gaza, AS Tak Ambil Pusing
Advertisement . Scroll to see content

Trump Siapkan Klaim Kemenangan Perang Iran, tapi Terganjal Satu Hal Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:08:00 WIB
Trump Siapkan Klaim Kemenangan Perang Iran, tapi Terganjal Satu Hal Ini
Donald Trump dilaporkan tengah menyiapkan klaim kemenangan dalam perang melawan Iran, namun ada satu syarat berat yang harus dipenuhi (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan tengah menyiapkan klaim kemenangan dalam perang melawan Iran. Namun ada satu syarat berat yang harus dipenuhi sebelum Trump dapat mengumumkan keberhasilan tersebut, yakni Iran harus membuka kembali Selat Hormuz.

Laporan The Wall Street Journal (WSJ), yang mengutip sumber pejabat AS, menyebut Trump dalam beberapa pekan terakhir telah menyusun alasan untuk mendeklarasikan kemenangan dalam perang melawan Iran.

Pengumuman kemenangan tersebut sedianya disampaikan setelah Iran membuka kembali Selat Hormuz. Namun, hingga kini jalur perairan strategis itu belum sepenuhnya kembali normal.

Trump disebut ingin segera mengakhiri perang, bahkan bersedia mencapai kesepakatan dengan Iran tanpa perjanjian nuklir. Secara pribadi, dia telah menyampaikan hal tersebut kepada para penasihat seniornya.

Trump Klaim Tujuan Militer Sudah Tercapai

Menurut pejabat AS, pemerintahan Trump menilai seluruh tujuan militernya terhadap Iran telah tercapai.

Trump juga meyakini Iran kemungkinan besar tidak akan mampu melanjutkan program nuklirnya selama dia masih menjabat. Keyakinan tersebut didasarkan pada serangan AS yang disebut menghancurkan tiga fasilitas nuklir Iran pada 2025.

Dalam sejumlah pertemuan baru-baru ini, Trump juga menyampaikan keyakinannya bahwa ancaman serangan besar-besaran AS telah berhasil menekan Iran dan menghambat ambisi nuklir negara tersebut.

Dengan kondisi itu, Trump tampaknya tidak lagi menjadikan tercapainya kesepakatan nuklir sebagai syarat mutlak untuk mengakhiri perang.

Selat Hormuz Jadi Kunci

Kini perhatian Trump beralih ke Selat Hormuz. AS ingin Iran membuka kembali jalur pelayaran strategis tersebut sebagai bagian dari upaya mengakhiri konflik.

Trump masih mempertahankan opsi menggunakan kekuatan militer terhadap Iran jika negara tersebut kembali menyerang kapal-kapal.

Selat Hormuz menjadi sangat penting karena merupakan jalur utama perdagangan energi dunia. Gangguan terhadap lalu lintas kapal di kawasan tersebut dapat berdampak pada pasokan dan harga energi secara global.

Karena itu, pembukaan kembali Selat Hormuz dapat menjadi pencapaian penting bagi Trump untuk menunjukkan bahwa perang telah menghasilkan keuntungan bagi AS.

Gencatan Senjata Bisa Diperpanjang

Trump juga disebut siap memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu jika AS berhasil mengendalikan program nuklir Teheran.

Selain itu, AS akan mencabut blokade maritim terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran apabila Teheran memenuhi tuntutan terkait pembukaan Selat Hormuz.

Dengan demikian, Trump kini menghadapi pilihan untuk mengakhiri konflik melalui kesepakatan yang lebih luas atau mempertahankan tekanan terhadap Iran sampai tuntutan AS dipenuhi.

Bagi pemerintahan Trump, keberhasilan membuka kembali Selat Hormuz sekaligus mempertahankan klaim bahwa kemampuan nuklir Iran telah dilumpuhkan dapat menjadi dasar untuk menyatakan perang tersebut sebagai kemenangan AS.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut