Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Klaim Berhasil Tembak Kapal Induk USS Abraham Lincoln: Pesan Tegas untuk AS
Advertisement . Scroll to see content

Trump Tegaskan Tak Bersalah atas Tuduhan Curang dalam Pilpres AS 2020

Sabtu, 02 September 2023 - 06:09:00 WIB
Trump Tegaskan Tak Bersalah atas Tuduhan Curang dalam Pilpres AS 2020
Donald Trump mengaku tak bersalah atas dakwaan melakukan kecurangan dalam Pilpres AS 2020 di Negara Bagian Georgia (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

NEW YORK, iNews.id - Donald Trump menegaskan dirinya tak bersalah atas dakwaan melakukan kecurangan dalam Pilpres AS 2020 di Negara Bagian Georgia. Dia dituduh berusaha membatalkan kemenangan Joe Biden dalam pilpres terpanas dalam sejarah AS itu.

Dalam pengajuannya pada Jumat (1/9/2023), Trump juga meminta diadili secara terpisah dengan 18 orang lain yang juga dijerat dengan dakwaan serupa.

Trump didakwa dengan 13 tuduhan kejahatan pilpres AS oleh Pengadilan Fulton County, termasuk pemerasan dengan menekan pejabat negara bagian untuk membatalkan kekalahannya di negara bagian tersebut.

Selain itu, presiden ke-45 AS tersebut dituduh membuat daftar pemilih palsu guna melemahkan pengambilan keputusan di Kongres untuk memenangkan Joe Biden.

"Sebagaimana dibuktikan dengan tanda tangan di bawah ini, saya dengan ini mengesampingkan dakwaan formal dan mengajukan pembelaan saya tidak bersalah atas dakwaan dalam kasus ini," kata Trump, dalam pengajuannya di Pengadilan Tinggi Fulton County, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (2/9/2023).

Dengan pengajuan tersebut, Trump, tdak akan hadir secara langsung di pengadilan Atlanta pekan depan untuk mendengarkaan dakwaan tersebut.

Pengacara Trump juga meminta hakim untuk memisahkan kasus kliennya dengan beberapa terdakwa lain yang meminta persidangan digelar secepat mungkin. Hal ini akan memosisikan kasus Trump pada jadwal yang berbeda dengan tergugat lainnya.

Persidangan Kenneth Chesebro, seorang pengacara kampanye pilpres Trump pada 2020, akan dimulai pada 23 Oktober. Pengacara Trump menjelaskan, timnya tidak memiliki cukup waktu untuk mempersiapkan persidangan sesuai tanggal yang ditetapkan untuk Chesebro.

Sementara Jaksa Fulton County mengupayakan persidangan dimulai pada Oktober.

Selain Trump, beberapa terdakwa lainnya di Georgia, termasuk pengacara Sidney Powell, Trevian Kutti, dan Ray Smith, juga mengaku tak bersalah sehingga tak akan hadir di pengadilan Atlanta sebagai bentuk mengesampingkan dakwaan formal.

Selain itu, Rudy Giuliani, mantan pengacara Trump yang memimpin gugatan terhadap hasil pilpres yang memenangkan Biden, juga akan mengesampingkan dakwaan dan mengaku tidak bersalah.

Surat dakwaan setebal 98 halaman yang diajukan pada pertengahan Agustus menuntut Trump dan 18 terdakwa lainnya dengan total 41 tuntutan pidana.

Kasus di Georgia merupakan dakwaan keempat bagi Trump. Dia menghadapi persidangan di Negara Bagian New York pada Maret atas tuduhan penyuapan terkait kampanye pilpres. Trump juga menghadapi persidangan federal pada Mei lalu di Florida atas tuduhan pelanggaran dalam penanganan dokumen rahasia federal.

Dakwaan lain di pengadilan federal Washington menuduhnya berusaha membalikkan kekalahan dalam pilpres secara ilegal. 

Trump mengaku tidak bersalah atas semua tuduhan pidana tersebut. Meski demikian, dia mungkin akan menghabiskan sebagian besar waktunya di pengadilan tahun depan, bersamaan dengan kampanye pilpres.

Trump akan manjalani sidang perdananya pada Maret 2024 atau sehari sebelum penentuan capres dari Partai Republik. Para Republikan di belasan negara bagian AS akan memberikan suara, siapa kandidat yang berhak maju dalam Pilpres AS 2024.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut