Trump Ucapkan Selamat Ramadan, Sebut AS Lindungi Kebebasan Beragama
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengucapkan selamat Ramadan 1447 kepada seluruh umat Islam di AS maupun dunia. Dia menyampaikan salam dan harapan terbaik kepada seluruh umat Islam dalam merayakan Ramadan.
Sebagian umat Islam di dunia, seperti negara-negara Arab dan sebagian Asia Selatan, memulai puasa Ramadan pada Rabu (18/2/2026) dan sisanya pada Kamis (19/2/2026), bergantung pada penampakan hilal.
"Setiap Ramadan merupakan musim yang penuh penghormatan akan pembaruan spiritual, meditasi reflektif, serta apresiasi atas nikmat Tuhan yang tak terhitung jumlahnya," kata Trump, dalam pernyataan yang dirilis di website resmi Gedung Putih, dikutip Rabu.
Trump melanjutkan, Ramadan juga menjadi momentum untuk meningkatkan toleransi dan ikatan kekeluargaan dan masyarakat.
Awal Ramadan 2026 Tak Sama, MUI: Kita Perlu Membiasakan Diri untuk Berbeda
Ramadan juga menjadi kesempatan untuk menegaskan nilai-nilai kasih sayang, menunjukkan belas kasih, beramal, dan kerendahan hati.
Asia Tenggara Kompak, Awal Ramadan 1447 H Dimulai 19 Februari 2026
Kebebasan umat Islam dalam beribadah, kata Trump, dilindungi oleh konstitusi AS dan harus dihormati, memperkaya keberagaman negara.
"Karena alasan ini, setiap hari, pemerintahan saya memastikan semua warga bisa menjalankan keyakinan, mengikuti hati nurani, dan beribadah secara bebas, karena kebebasan beragama berarti kebebasan untuk menjalankan ibadah Anda dengan bangga dan tanpa takut akan penganiayaan," tuturnya.
Dia menutup ucapannya dengan doa untuk kebahagiaan, persatuan dan perdamaian seluruh dunia.
Editor: Anton Suhartono