Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menhan Pakistan: Trump Seharusnya Culik Netanyahu bukan Maduro
Advertisement . Scroll to see content

Trump Ungkap Sedang Berunding dengan Hamas

Sabtu, 06 September 2025 - 10:32:00 WIB
Trump Ungkap Sedang Berunding dengan Hamas
Donald Trump mengungkap pemerintahannya sedang terlibat negosiasi mendalam dengan Hamas (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkap pemerintahannya sedang terlibat negosiasi dengan Hamas untuk membebaskan sandera Israel yang tersisa di Jalur Gaza.

"Kami sedang negosiasi sangat mendalam dengan Hamas. Jika Anda tidak membebaskan mereka (sandera) semua, situasinya akan sulit, akan sangat buruk," kata Trump, kepada wartawan di Gedung Putih, seperti dikutip dari Anadolu, Sabtu (6/9/2025). 

Trump memperkirakan jumlah sandera Israel yang masih hidup di Gaza tak lebih dari 20 orang. 

"Mungkin ada beberapa yang baru saja meninggal, itu yang saya dengar. Saya harap saya salah," katanya, melanjutkan. 

Dia kembali menegaskan, semua sandera itu harus dibebaskan, tidak ditunda-tunda lagi.

Sebanyak 50 sandera Israel diperkirakan masih berada di Gaza. Selain 20 orang yang masih hidup, sekitar 30 lainnya dalam kondisi sudah tewas.

Hamas diperkirakan menyandera sekitar 250 warga Israel dalam serangan pada 7 Oktober 2023. Sebagian besar telah dibebaskan dalam beberapa kesepakatan gencatan senjata. Namun sebagian kecil lainnya tewas, justru akibat serangan brutal militer Zionis ke Gaza.

Pada 18 Agustus lalu, Hamas menerima kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tahanan berdasarkan proposal yang diusulkan mediator Mesir dan Qatar. Israel belum menanggapi proposal tersebut, namun Netanyahu memerintahkan militernya untuk melanjutkan rencana pencaplokan Kota Gaza yang risikonya bisa membunuh sisa sandera yang masih hidup.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut