Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Ingin Pastikan Iran Tak Punya Senjata Nuklir
Advertisement . Scroll to see content

Turki Peringatkan AS, Iran Bisa Lebih Nekat jika Diserang Kembali

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:35:00 WIB
Turki Peringatkan AS, Iran Bisa Lebih Nekat jika Diserang Kembali
Hakan Fidan memperingatkan Amerika Serikat bahwa serangan militer terhadap Iran berpotensi memicu langkah yang lebih nekat dari Teheran (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

ANKARA, iNews.id - Pemerintah Turki memperingatkan Amerika Serikat (AS) bahwa serangan militer lanjutan terhadap Iran justru berpotensi memicu langkah yang lebih nekat dari Teheran. 

Menteri Luar Negeri Turki (Menlu) Hakan Fidan menegaskan, Iran juga bisa bereaksi dengan langkah-langkah yang sulit diprediksi jika kembali diserang, alih-alih tunduk pada tekanan militer. Oleh karena itu, Turki menolak pendekatan kekerasan sebagai solusi krisis Iran-AS.

Pernyataan itu disampaikan saat Iran dan AS bersiap melanjutkan putaran negosiasi nuklir berikutnya, menyusul pertemuan kedua negara di Oman pada Jumat pekan lalu.

"Rezim yang ada mungkin memilih untuk mengambil keputusan jauh lebih radikal atau mungkin berusaha untuk memperbaiki situasi. Negara itu bisa berubah," tuturnya, kepada CNN Turki, dikutip Kamis (12/2/2026).

Dia menambahkan, serangan mungkin hanya melemahkan pemerintahan Iran, tidak menghancurkan rezim. Dampak dari melemahnya pemerintahan, layanan terhadap rakyat menjadi berkurang.

Menurut Fidan,  rezim Iran tak akan mudah digulinglan, bahkan perlawanan akan semakin nekat.

Isu Iran, lanjut Fidan, kini sangat mendominasi agenda internasional dan berpotensi memicu instabilitas baru di Timur Tengah. Turki menegaskan kawasan tersebut tidak boleh kembali menjadi medan perang.

“Presiden kami Recep Tayyip Erdogan menunjukkan kepekaan maksimal terhadap isu ini. Turki akan menggunakan semua cara yang memungkinkan untuk mencegah pecahnya perang,” katanya.

Fidan juga mengungkapkan bahwa Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi telah memberikan pengarahan langsung kepada Turki terkait hasil negosiasi nuklir dengan AS. Selain itu, Ankara juga menjalin komunikasi dengan Washington untuk meredam eskalasi.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut