Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : JK Respons Dewan Perdamaian Bentukan Trump: Terpenting Hentikan Perang di Gaza
Advertisement . Scroll to see content

Turki Sebut Israel Terus Bujuk Trump Serang Iran

Sabtu, 31 Januari 2026 - 03:07:00 WIB
Turki Sebut Israel Terus Bujuk Trump Serang Iran
Turki menyebut Israel terus memprovokasi Presiden AS Donald Trump untuk menyerang Iran (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

ISTANBUL, iNews.id - Turki menyebut Israel terus memprovokasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan para pejabat AS lainnya untuk menyerang Iran. Namun upaya keras Israel untuk membujuk AS itu diyakini tidak akan mudah.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki Hakan Fidan berharap AS tidak akan menyerah terhadap provokasi Israel agar menyerang Iran.

"Kita menyaksikan bagaimana Israel berusaha meyakinkan Amerika Serikat untuk menyerang Iran. Upaya Israel ini berpotensi menyebabkan kerusakan serius dalam situasi di kawasan kita yang telah rapuh," kata Fidan, dalam konferensi pers bersama mitranya dari Iran, Abbas Araghchi, di Istanbul, Jumat (30/1/2026), dikutip dari Sputnik.

"Kami berharap kepemimpinan AS akan bertindak bijaksana dan mencegah hal tersebut," ujarnya, lagi.

Sementara itu Araghchi mengatakan, Iran siap melanjutkan negosiasi nuklir dengan AS.

"Iran siap untuk kembali bernegosiasi dengan Amerika Serikat mengenai kesepakatan nuklir," tuturmya.

Dia menegaskan pemerintahan Iran tidak pernah berencana membuat senjata nuklir sebagaimana dituduhkan AS dan Israel. Iran mengembangkan nuklir hanya untuk kepentingan sipil yakni energi.

Di kesempatan terpisah, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengulangi peringatannya bahwa setiap serangan terhadap kedaulatan wilayah serta rakyatnya akan segeta dibalas tuntas.

Dalam percakapan telepon dengan Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, Pezeshkian menegaskan pemerintahannya akan menghindari perang semaksimal mungkin.

"Kami tidak menerima perang dalam bentuk apa pun, tapi setiap agresi terhadap negara dan rakyat Iran akan mendapat pembalasan segera dan tegas," kata Pezeshkian.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut