Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Zelensky Tuduh Rusia Kirim Drone Kamikaze ke Iran untuk Perang Lawan AS-Israel
Advertisement . Scroll to see content

Ukraina Desak Israel Kirim Iron Dome untuk Tangkis Rudal Rusia, Mungkinkah Dipenuhi?

Rabu, 08 Juni 2022 - 12:31:00 WIB
Ukraina Desak Israel Kirim Iron Dome untuk Tangkis Rudal Rusia, Mungkinkah Dipenuhi?
Ukraina kembali meminta Israel untuk mengirim Iron Dome guna menangkis serangan rudal Rusia (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id - Ukraina kembali mendesak Israel mengirim beberapa sistem pertahanan Iron Dome untuk menangkis serangan udara Rusia. Permintaan itu disampaikan Duta Besar Ukraina untuk Israel Yevgen Korniychuk dalam wawancara dengan media di Tel Aviv, Selasa (7/6/2022).

“Kami membutuhkan bantuan teknis militer. Kami butuh Iron Dome. Itu memungkinkan kami untuk menyelamatkan perempuan dan anak-anak dari tembakan rudal Rusia," kata Korniychuk, seperti dilaporkan kembali Sputnik, Rabu (8/6/2022). 

Dia yakin Amerika Serikat (AS), selaku sekutu dekat Israel sekaligus penyandang dana Iron Dome, tidak akan menghalangi pengiriman senjata tersebut.

Lebih lanjut dia mengkritik pemerintah Israel yang sampai saat ini tidak mengirim peralatan untuk militer Ukraina.

"Saya ingin pemerintah Israel keluar dari zona nyaman dan kembali pada kenyataan. Kami tidak memohon bantuan Anda. Kami yakin, secara moral, Israel harus ambil bagian bersama negara Barat lainnya, membantu Ukraina dengan segala cara yang bisa," ujarnya.

Israel sejauh ini hanya memberikan bantuan tidak mematikan ke Ukraina. Bantuan pertama dan satu-satunya diserahkan bulan lalu yakni 2.000 helm serta 500 rompi antipeluru untuk pekerja darurat sipil. Selain itu Israel mengirim sekitar 100 ton bantuan kemanusiaan dan mengoperasikan rumah sakit lapangan selama beberapa pekan.

Pekan lalu, Israel menolak permintaan AS untuk memberikan izin kepada Jerman mengirim rudal anti-tank Spike ke Ukraina. Rudal buatan Israel itu dibuat di Eropa atas lisensi.

Sangat kecil kemungkinan Israel mengirim Iron Dome ke Ukraina. Negara Yahudi itu sangat selektif dalam membagikan Iron Dome, bahkan enggan membagi kode sumbernya kepada Angkatan Darat AS. Saat AS membeli dua baterai Iron Dome pada 2020, para ahli Israel harus datang ke Negeri Paman Sam untuk mengaktifkan perangkat tersebut, termasuk mengintegrasikannya dengan sistem pertahanan udara AS lainnya.

Jika Israel mengirim Iron Dome ke Ukraina maka para ahlinya kemungkinan besar juga berangkat untuk mengaktifkan sistem. Ini jelas akan menimbulkan ketegangan terbuka antara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dengan pasukan Rusia yang tampaknya berusaha dihindari Israel.

Iron Dome dikembangkan oleh Rafael dan radarnya oleh Elbit Systems. Keduanya merupakan perusahaan pertahanan Israel.  Setiap peluncur Iron Dome menampung 20 rudal Tamir, dikembangkan oleh Raytheon, yang terhubung nirkabel ke satu pusat komando. Setiap baterai Iron Dome terdiri atas dua sampai tiga peluncur yang bisa melindungi area sekitar 150 kilometer persegi.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut