Untuk Pertama Kalinya, Trump Dukung Solusi Dua Negara Israel-Palestina
NEW YORK, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berjanji akan menghadirkan konsep perdamaian di Timur Tengah yang adil pada akhir tahun ini. Untuk pertama kalinya, dia mendukung konsep solusi dua negara.
Trump juga yakin Palestina bersedia kembali ke meja perundingan, meskipun negaranya mendukung Israel. Menurut dia, mewujudkan solusi damai di Timur Tengah merupakan impiannya.
"Saya ingin mengatakan, dalam dua, tiga, atau empat bulan mendatang," kata dia, merujuk pada agenda rencana perdamaian yang akan diusulkan AS, dikutip dari AFP, Kamis (27/9/2018).
Hal itu disampaikan Trump saat bertemu dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di sela Sidang Majelis Umum PBB di New York, Rabu (26/9/2018).
Untuk pertama kalinya, secara eksplisit Trump mendukung solusi dua negara sebagaimana sudah dirintis oleh PBB sebelumnya. "Itulah yang menurut saya paling berhasil, itu perasaan saya," ujarnya.
"Saya benar-benar percaya sesuatu akan terjadi. Ini adalah impian saya untuk bisa menyelesaikannya sebelum periode pertama pemerintahan saya," kata presiden yang akan menjabat sampai 2021 itu.
Penasihat senior Gedung Putih untuk urusan Timur Tengah yang juga menantu Trump, Jared Kushner, sudah berjuang selama lebih dari setahun untuk mencari model perdamaian Israel-Palestina. Namun sejauh ini belum ada hasil memuaskan. Sementara itu, terkait usulan damai terbaru ini, Kushner belum menyebut waktunya.
"Jared, yang juga terlibat, dia menyukai Israel tapi dia juga akan sangat adil terhadap Palestina," kata Trump lagi.
"Saya pikir mungkin solusi dua negara lebih mungkin. Tetapi jika mereka (Israel-Palestina) ingin satu, ingin dua, saya juga setuju dengan itu, jika mereka berdua senang. Jika mereka berdua senang, saya baik-baik saja. Saya pikir solusi dua negara lebih mungkin," katanya, menegaskan.
Editor: Anton Suhartono