Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BGN Masih Punya Utang Rp1,6 Triliun, Wakil Kepala Janji Lunasi Tahun Ini
Advertisement . Scroll to see content

Utang Malaysia Masih di Level Rp3.400 Triliun

Jumat, 22 Februari 2019 - 13:42:00 WIB
Utang Malaysia Masih di Level Rp3.400 Triliun
Lim Guan Eng (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

KUALA LUMPUR, iNews.id - UtangMalaysia, baik pemerintah maupun swasta, masih di atas 1 triliun ringgit atau sekitar Rp3.435 triliun. Pemerintah Malaysia harus membayar utang jatuh tempo dalam waktu dekat.

Menteri Keuangan Malaysia Lim Guan Eng mengatakan, di antara utang itu adalah pinjaman terkait dana publik 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Seperti diketahui, kasus penggelapan dana 1MDB menyeret mantan Perdana Menteri Najib Razak.

"Biar saya berikan detailnya. Utangnya masih di level triliun ringgit. Kita bicara tentang kewajiban yang harus bayar," ujar Lim, dikutip dari The Star, Jumat (22/2/2019).

Menurut dia, pemerintah tengah berupaya menekan utang negara dari sebelumnya tercatat sebesar 1,087 triliun ringgit atau sekitar Rp3.734 triliun.

Lim mengatakan, angka ada beberapa pihak yang tak bisa melunasi utang itu, namun mereka memasukkan pemerintah sebagai penjaminnya.

"Karena peminjam utama tidak dapat membayar," tuturnya, seraya menyebut 1MDB.

Pada Mei 2018, Perdana Menteri Mahathir Mohamad mengatakan pemerintahannya berupaya menangani utang melalui beberapa cara, termasuk membubarkan beberapa lembaga negara untuk penghematan serta membatalkan proyek-proyek besar.

Malaysia juga menerima partisipasi publik untuk membantu meringankan utang dengan membuka rekening Tabung Harapan. Rekening dibuka sampai pertengahan Januari 2019 atau selama 8 bulan dengan total dana terkumpul 
202.716.775 ringgit atau sekitar Rp695 miliar.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut