Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Besar M6,4 Guncang Vanuatu, Tak Berpotensi Tsunami
Advertisement . Scroll to see content

Vanuatu Matikan Kolom Komentar Medsos, Takut Diserang Netizen Indonesia

Sabtu, 03 Oktober 2020 - 10:08:00 WIB
Vanuatu Matikan Kolom Komentar Medsos, Takut Diserang Netizen Indonesia
Bendera Vanuatu, negara yang berada di kawasan Pasifik. (foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pernyataan perwakilan Vanuatu mengenai Papua di Sidang Majelis Umum PBB bukan cuma memantik respons keras dari diplomat Indonesia. Di dunia maya, akun media sosial Pemerinta Vanuatu jadi target serangan warganet Indonesia.

Perdana Menteri Vanuatu, Bob Loughman, dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB melontarkan pernyataan yang menyinggung pelanggaran HAM di Papua. Bob juga mendesak PBB segera mengirimkan tim ke Papua guna membuktikan ucapannya.

"Penduduk asli Papua Barat terus menderita pelanggaran hak asasi manusia tahun lalu, para pemimpin dari Forum Kepulauan Pasifik dengan hormat meminta pemerintah Indonesia untuk mengizinkan Kantor Komisioner Hak Asasi Manusia PBB mengunjungi Provinsi Papua Barat," kata Bob.

Pernyataan Bob direspons keras oleh diplomat muda Indonesia untuk PBB, Silvany Austin Pasaribu. Dia Secara tegas menyebut Vanuatu memalukan dan meminta negara di kawasan pasifik tidak ikut campur urusan dalam negeri Indonesia.

"Sangat memalukan bahwa negara tunggal ini terus memiliki obsesi yang berlebihan dan tidak sehat tentang bagaimana seharusnya Indonesia mengatur dirinya sendiri," katanya.

Permasalahan itu kemudian ramai dibicarakan di media sosial, warganet Indonesia yang kesal dengan sikap Vanuatu beramai-ramai menyerang kolom komentar media sosial Vanuatu.

Salah satu akun media sosial yang diserang oleh warganet Indonesia adalah laman Facebook dan Instagram Kantor Pariwisata Vanuatu.

Nick Howett, Manjer Komunikasi Kantor Pariwisata Vanuatu kaget melihat banyaknya komentar di medsos milik negaranya.

"Setiap kali seorang pemimpin Vanuatu berpidato di PBB itu selalu terjadi," ujarnya.

Pemerintah Vanuatu kemudian menonaktifkan kolom komentar di akun Instagram resmi @vanuatuisland untuk mencegah warganet menuliskan komentar berbau rasis.

Lihat postingan ini di Instagram

We're saving you a spot in our beautiful tree houses... can't wait to see you soon! #VanuatuMoments ???????? ???? White Beach Bungalows, Tanna Island, #Vanuatu

Sebuah kiriman dibagikan oleh Vanuatu (@vanuatuislands) pada

Editor: Arif Budiwinarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut