Viral, Pria Ini Dibuat KO Kanguru dengan 1 Pukulan saat Lindungi Anaknya
MELBOURNE, iNews.id - Aksi seorang pria di Australia untuk melindungi anak-anaknya dari serangan kanguru harus dibayar mahal. Dia dibuat KO oleh kanguru, cukup dengan satu pukulan.
Adegan itu direkam oleh anggota keluarga korban hingga menjadi viral di media sosial.
Tayagan video menunjukkan pria bernama Mitchell Robinson itu berhadapan dengan kanguru di depan rumahnya di South West Rocks, New South Wales.
Menurut keluarga, sebelum kejadian beberapa ekor kanguru berkeliaran di sekitar rumah dan mulai meresahkan karena menguruk tanah. Robinson pun keluar karena khawatir hewan itu mengganggu anaknya.
Kurung 3.000 Warga di Apartemen terkait Covid, Otoritas Kesehatan Australia Dituduh Langgar HAM
Hewan jantan berukuran besar itu menghampiri Robinson lalu melompat ke arahnya sambil melepaskan satu pukulan cepat ke wajah. Dalam tayangan juga terdengar suara teriakan.
Rekan korban, Tina Grace Rowe, mengatakan kepada stasiun televisi 7News, Robinson sempat melihat kangguru lalu mengambil benda di tanah untuk mengusirnya. Namun bukannya kabur, kanguru itu malah menghampiri Robinson.
Peselancar Australia Selamat Setelah Diserang Hiu Putih Besar, Rasanya Seperti Ditabrak Truk
"Dia sangat besar. Dia kanguru jantan besar dengan dada besar," kata Tina, seperti dilaporkan kembali The Sun, Selasa (29/12/2020).
Kebakaran Hutan Ancam Permukiman Warga di Situs Warisan Dunia Pulau Fraser Australia
Saksi mata menyebut duel itu bukan pertarungan yang adil. Akibat perkelahian itu Robinson mengalami patah tangan.
Robinson juga sempat melepaskan pukulan ke kanguru itu namun tampaknya tidak berdampak apa pun. Hewan itu langsung meninggalkan Robinson yang terempas ke tanah.
Para ahli menilai Robinson termasuk beruntung karena tidak mengalami luka parah dalam duel tersebut.
"Mereka punya cakar besar di tangan depan yang digunakan untuk berpegangan dan kemudian kaki belakang yang punya kekuatan untuk menendang, jadi mereka terlindungi dengan senjata," kata keeper Kebun Binatang Featherdale Wildlife Park, Chad Staples, mengomentari video itu.
Editor: Anton Suhartono