Viral! Setelah Hujan Salju Lebat Guyur Arab Saudi, Air Membeku Seketika
RIYADH, iNews.id - Warga Arab Saudi, terutama di wilayah utara dan tengah, dikejutkan dengan fenomena air membeku seketika. Saudi diterjang suhu dingin ekstrem sejak bulan lalu, termasuk hujan salju dengan intensitas yang tak biasa.
Foto-foto dan video air keran membeku seketika dalam kondisi mengucur viral di media sosial beberapa hari terakhir. Video lain memperlihatkan, air dari botol yang baru dituang di udara terbuka seketika membeku. Selain itu kolam dangkal, saluran drainase, dan waduk pertanian berubah menjadi hamparan es.
Di beberapa wilayah lain, seperti Tabuk, anak-anak bermain salju serta hujan es turun di lereng Jabal Al Lawz.
Pemandangan tersebut terjadi setelah penurunan suhu yang tajam akibat gelombang dingin yang menerjang Arab Saudi. Di beberapa wilayah, termasuk Turaif, Jalajel, Rafha, dan sebagian Al Jouf, suhu turun hingga minus 4 derajat Celcius, cukup untuk membekukan air di udara terbuka seketika.
Pusat Meteorologi Nasional (NCM) Arab Saudi mengonfirmasi cuaca dingin ekstrem tersebut merupakan bagian dari sistem cuaca. Awal pekan ini, NCM mengeluarkan peringatan untuk wilayah Perbatasan Utara, termasuk Turaif, seraya mendesak warga untuk menghindari aktivitas di luar ruangan karena suhu semalam turun tajam.
Namun, gelombang dingin ini hanya sebagian cerita. Berdasarkan prakiraan dari Jumat hingga Minggu, NCM memperkirakan perubahan kondisi dramatis, dengan badai petir diperkirakan terjadi di sebagian besar wilayah Saudi.
Badai bisa membawa angin kencang melebihi 60 km per jam, badai debu dan pasir, hujan es, serta risiko banjir bandang di daerah dataran rendah. Daerah pesisir juga dapat mengalami laut yang bergelombang dan ombak tinggi.
Hujan sedang hingga lebat diperkirakan turun secara berkala di Tabuk, Al Jouf, Perbatasan Utara, Hail, Qassim, dan Madinah, yang akan mempengaruhi kota-kota termasuk NEOM, Tayma, Duba, Sakaka, Arar, Rafha, Buraidah, Unayzah, Yanbu, dan Khaybar.
Hujan ringan mungkin akan mencapai sebagian Riyadh, Provinsi Timur, dan wilayah Makkah dan Jeddah.
Editor: Anton Suhartono