Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perayaan Imlek Nasional 2026 Dorong Semangat Gotong Royong, Perkuat Kepedulian Sosial
Advertisement . Scroll to see content

Virus Korona Bisa Menyebar Cepat, 9 Orang Meninggal dan 440 Lainnya Terjangkit di China

Rabu, 22 Januari 2020 - 09:56:00 WIB
Virus Korona Bisa Menyebar Cepat, 9 Orang Meninggal dan 440 Lainnya Terjangkit di China
Tim medis di RS Jinyintan, Wuhan, China, baru membawa seorang pasien terjangkit virus korona (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

BEIJING, iNews.id - Otoritas China memperingatkan bahwa virus korona yang menyebabkan gejala seperti sindrom pernapasan akut (SARS) dapat bermutasi dan menyebar dengan cepat.

Hingga Rabu (22/1/2020), korban meninggal di China mencapai sembilan orang dan 440 lainnya dinyatakan positif terjangkit.

Wakil Komisi Kesehatan Nasional Li Bin menegaskan, cepatnya penyebaran karena virus korona bisa ditularkan melalui pernapasan.

Baca Juga: Melonjak, 291 Orang Terinfeksi Virus Korona di China dengan 6 Orang Meninggal

"Kemungkinan mutasi virus dan adanya penyebaran penyakit lebih lanjut," kata Li, dikutip dari AFP.

Komisi juga mengumumkan beberapa langkah untuk menahan laju penyebaran virus korona di tengah musim libur Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 25 Januari 2020. Sekitar 3 miliar warga China berpergian atau pulang kampung sejak pertengahan Januari hingga Februari mendatang.

Penyebaran penyakit bisa lebih cepat lagi seiring dengan tingginya mobilitas penduduk dan interaksi. Untuk itu, desinfeksi dilakukan di tempat umum yang dikunjungi banyak orang, seperti bandara, stasiun kereta, dan pusat perbelanjaan.

Baca Juga: Mengenal Virus Korona yang Menginfeksi Warga China

"Bila diperlukan, pemeriksaan suhu tubuh juga akan diterapkan di area-area penting keramaian," demikian pernyataan Komisi Kesehatan Nasional.

Virus korona juga telah terdeteksi di beberapa negara Asia seperti Taiwan. Amerika Serikat juga mengonfirmasi kasus pertama pada Selasa.

Titik pusat penyebaran virus korona adalah Kota Wuhan, China, di mana pihak berwenang meningkatkan pemeriksaan kesehatan terhadap penumpang dan pengguna jalan di bandara, stasiun kereta, dan jalan raya.

Wabah ini juga menyebabkan perayaan besar Tahun Baru Imlek yang biasanya dihadiri ratusan ribu pengunjung dibatalkan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut