Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Diancam Khamenei, Trump: Semoga Kita Bisa Capai Kesepakatan!
Advertisement . Scroll to see content

Waduh, Media China Sebut AS Bayar Atlet untuk Sabotase Olimpiade Musim Dingin

Minggu, 30 Januari 2022 - 09:11:00 WIB
Waduh, Media China Sebut AS Bayar Atlet untuk Sabotase Olimpiade Musim Dingin
Media China sebut AS berusaha menyabotase Olimpiade Musim Dingin Beijing dengan memanfaatkan atlet dari berbagai negara (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

BEIJING, iNews.id - Media milik pemerintah China mengangkat laporan, Amerika Serikat (AS) berusaha menyabotase Olimpiade Musim Dingin Beijing yang berlangsung pada Februari. Disebutkan, AS membujuk para atlet untuk bertanding setengah hati serta mengkritik Pemerintah China.

Mengutip seorang sumber, surat kabar berbahasa Inggris China Daily dalam edisi online pada Jumat malam, melaporkan AS selaku kekuatan anti-China berusaha untuk menyabotase pelaksanaan Olimpiade serta memolitisasi olahraga. Caranya dengan memanfaatkan atlet dari berbagai negara untuk bermalas-malasan saat bertanding hingga membatalkan keikutsertaan. 

Atlet yang mau melakukannya akan mendapat bayaran besar serta jaminan tak akan dikenai sanksi oleh otoritas olahraga.

"Menghasut atlet dari berbagai negara untuk mengungkapkan ketidakpuasan mereka terhadap China, bermain secara pasif dalam kompetisi, bahkan menolak untuk ambil bagian," demikian isi artikel surat kabar yang berada di bawah kendali Partai Komunis itu, seperti dilaporkan kembali Reuters, Minggu (30/1/2022).

Disebutkan pula, Pemerintah AS akan memberi imbalan berupa kompensasi dalam jumlah besar. Selain itu AS akan memobilisasi sumber daya globalnya untuk menjaga reputasi para atlet yang terlibat.

Seorang juru bicara Kedutaan Besar AS di Beijing menegaskan, pemerintah tak pernah memobilisasi atlet yang terlibat di olimpiade untuk melakukan seperti dituduhkan. 

Dia menegaskan, para atlet bebas mengekspresikan diri masing-masing sesuai semangat dan piagam Olimpiade.

"Atlet AS berhak untuk mengekspresikan diri secara bebas sesuai dengan semangat dan piagam Olimpiade, termasuk memajukan hak asasi manusia (HAM)," kata juru bicara, seraya menuduh China akan terus berusaha menyesatkan publik terkait sikap AS yang sedang mengungkit pelanggaran HAM di China.

Sebelumnya AS mengumumkan boikot diplomatik Olimpiade Musim Dingin sehingga tak ada pejabat pemerintah yang akan hadir pada ajang olahraga internasional yang mulai digelar pekan depan itu.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut