Waduh, Rusia Sebut Ukraina Bisa Pecah jadi Beberapa Negara Kecil
LONDON, iNews.id - Pejabat Dewan Keamanan Rusia Nikolai Patrushev menegaskan kebijakan pemerintahan Barat justru mengarah pada terpecahnya Ukraina menjadi negara-negara kecil.
Dalam wawancara dengan surat kabar Rusia, Rossiyskaya Gazeta, Patrushev mengatakan selama betahun-tahun Amerika Serikat (AS) berusaha menanamkan kebencian terhadap segala sesuatu yang berbau Rusia di Ukraina.
"Namun sejarah mengajarkan bahwa kebencian tidak pernah bisa menjadi faktor yang bisa menentukan dalam persatuan nasional," kata Patrushev, seperti dilaporkan kembali Reuters.
"Jika hari ini orang-orang di Ukraina bersatu, itu hanya karena mereka takut dengan kekejaman batalyon nasionalis," kata orang dekat Presiden Vladimir Putin itu, merujuk pada unit angkatan bersenjata Ukraina yang disebut Rusia sebagai kelompok neo-Nazi.
Oleh karena itu, dia menilai kebijakan Barat dan pemerintah Ukraina hanya akan menghasilkan perpecahan negara itu menjadi beberapa negara kecil.
Pernyataan itu disampaikan setelah operasi khusus militer Rusia di Ukraina memasuki pekan ke-9. Rusia kini memfokuskan serangan ke wilayah timur Ukraina, termasuk Donbass. Fase baru serangan Rusia ke Ukraina fokus untuk membebaskan wilayah Donbass, setelah sebelum membombardir wilayah lain termasuk Ibu Kota Kiev.
Editor: Anton Suhartono