Warga Israel Gunakan Anjing untuk Menyerang Penduduk Palestina
TEPI BARAT, iNews.id - Pemukim Yahudi menyerang warga Palestina Tepi Barat Sungai Jordan, Sabtu (12/1/2019). Bukan hanya menggunakan senjata, mereka memanfaatkan anjing untuk menggigit warga Palestina.
Koordinator Komite Anti-Permukiman di Al-Khalil (Hebron), Rateb Jabour, kepada kantor berita Palestina Wafa, mengatakan, pemukim Yahudi berasal dari Oteniel, Ma'on, dan Sussia, menyerang warga dan penggembala ternak di Dewa Tuwaneh, Sousia, dan Um Al Amad.
Dia mengatakan, para pemukim Yahudi menggunakan anjing dalam serangan itu untuk melukai warga Palestina. Ironisnya, para pelaku menyerang didampingi tentara Israel.
Nasser Nawaj, seorang pegiat anti-permukiman lokal, merupakan salah satu korbannya. Para pemukim Yahudi melepas anjing ke arahnya lalu menggigit tangan serta kaki. Dia langsung dilarikan ke ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.
Para pemukim juga menyerang beberapa rumah warga Palestina di Desa Burqa, sebelah utara Nablus, di Tepi Barat Sungai Jordan. Namun mereka mendapat perlawanan dari warga setempat sehingga meninggalkan desa tersebut. Tak ada laporan mengenai korban cedera atau kerusakan.
Desa itu diincar karena ingin dikuasai pemukim Yahudi.
Ghassan Daghlas, aktivis yang memantau kegiatan di daerah itu, mengatakan, sejumlah pemukim Yahudi yang dilindungi militer Israel melempari batu ke rumah warga Palestina di pinggir desa.
Aksi kekerasan pemukim Yahudi terhadap warga Palestina dan rumah mereka rutin terjadi di Tepi Barat, namun pelakunya jarang dihukum penguasa Israel.
Editor: Anton Suhartono