JENEWA, iNews.id - Gelombang kedua pandemi Covid-19 masih berlangsung di banyak negara. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta semua pihak menyadari saat ini vaksin masih dikembangkan.
Direktur WHO Michael Ryan menyebut pengembangan vaksin memang masuk dalam tahap yang signifikan. Namun, cara-cara lama seperti disiplin protokol kesehatan harus terus dilakukan.
6 Kekuatan Iran dalam Menghadapi Invasi AS dan Israel
"Saya pikir 4-6 bulan ke depan, hingga kita bisa mendapat perkembangan signifikan dari vaksin," kata Ryan dalam diskusi media sosial, seperti dikutip AFP, Kamis (19/11/2020).
Dia mengingatkan masih banyak negara terdampak pandemi. Vaksin, menurut Ryan, merupakan upaya yang masih belum menunjukkan tanda-tanda bisa digunakan dalam waktu dekat.
Komisi II DPR Akan Bentuk Panja Khusus Bahas Pilkada
"Banyak negara melalui gelombang pandemi, pandemi tersebut harus dihadapi tanpa vaksi," ucapnya.
Sebelumnya, Pfizeq menyebut vaksin sudah 95 persen siap digunakan. Sementara itu, perusahaan Amerika Serikat Moderna mengatakan kandidat vaksinnya siap 94,5 persen.
Namun Ryan mengatakan vaksin bukan akhir segalanya. Meski ada vaksin, Covid-19 tak otomatis hilang.
"Jika kita mendapatkan vaksin dan melupakan yang lain. Covid tidak akan langsung hilang," ucapnya.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku