Yordania Bombardir Suriah, 6 Orang Tewas termasuk 3 Anak
DAMASKUS, iNews.id - Militer Yordania melancarkan serangan udara ke beberapa wilayah Suriah, Senin (26/10/2026), menewaskan enam warga sipil termasuk pria lanjut usia dan tiga anak. Serangan itu terkait dengan penembakan terhadap Gereja Ortodoks Yunani di Hamoud, Provinsi Karak, pada 23 Oktober lalu yang menewaskan sembilan orang.
Yordania menyerang beberapa lokasi perdesaan di Provinsi Daraa, Suriah. Lokasi-lokasi tersebut dikaitkan dengan kelompok yang menyerang acara pemakaman di gereja.
Dinas Kesehatan Daraa menyebut, serangan udara Yordania juga melukai empat orang lainnya.
Setelah serangan Yordania tersebut, Suriah menutup Pintu Perbatasan Nasib mulai Selasa (27/10/2026), sehingga menghentikan lalu lintas penumpang maupun komersial dari kedua arah.
Otoritas Umum untuk Pelabuhan dan Bea Cukai Suriah menjelaskan, penutupan pintu perbatasan merujuk pada kondisi dan perkembangan terkini di Provinsi Daraa. Selain itu untuk melindungi warga yang melintas serta staf di perbatasan.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Suriah menyatakan telah menyampaikan protes kepada Yordania terkait serangan tersebut karena dilakukan tanpa koordinasi. Pemerintah Suriah mengungkapkan penyesalan mendalam atas jatuhnya korban jiwa seraya menegaskan komunikasi dengan Yordania masih terus berlangsung.
Editor: Anton Suhartono