Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang
KIEV, iNews.id - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengirim surat terbuka untuk Presiden Rusia Vladimir Putin, Kamis (4/6/2026). Isi surat mengajak Putin bertemu empat mata untuk mengakhiri perang.
Surat itu dibuat Zelensky tak lama setelah Putin mengatakan bahwa Rusia perlu memperkuat pertahanan udara menyusul serangkaian serangan drone Ukraina.
"Ukraina mengusulkan untuk mengakhiri perang ini melalui keterlibatan langsung antara kita, dan Anda. Saya mengusulkan pertemuan," kata Zelensky, dalam surat, seperti dikutip dari AFP, Minggu (7/6/2026).
Zelensky mengajak Putin untuk menetapkan tanggal pertemuan tersebut.
Zelensky Tegaskan Tak Akan Serahkan Wilayah Ukraina ke Rusia demi Gencatan Senjata
"Ukraina siap untuk gencatan senjata penuh selama negosiasi berlangsung," tulisnya.
Zelensky menerbitkan surat itu sehari setelah drone Ukraina menyerang Saint Petersburg, kota kelahiran Putin.
Zelensky: Putin Telah Memulai Perang Dunia III
Zelensky beberapa kali menyerukan pertemuan empat mata dengan Putin dengan mengatakan, hanya pembicaraan tatap muka bisa menghasilkan kesepakatan tentang wilayah.
Zelensky sangat jarang mengirim surat kepada Putin dan mengajaknya bertemu, bahkan mungkin ini yang pertama sejak perang Rusia-Ukraina pecah pada Februari 2022.
Sementara itu Istana Kremlin merespons, Putin belum ditunjukkan surat itu. Namun Kremlin menegaskan Zelensky bisa bertemu Putin di Moskow kapan saja, usulan yang sebelumnya ditolak Zelensky.
"Zelensky bisa datang kapan saja ke Moskow," kata Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov.
Sementara itu berbicara kepada wartawan asing, di Saint Petersburg sebelum surat Zelensky dipublikasikan, Putin kembali mengajukan pertanyaan yang sering disampaikan pada beberapa kesempatan, yakni terkait legitimasi sang presiden Ukraina.
Putin mempertanyakan apakah Zelensky masih sebagai pemimpin Ukraina yang sah karena masa jabatannya, selama 5 tahun, seharusnya berakhir pada 2024. Ukraina belum menggelar pemilu sejak itu dengan alasan kondisi darurat sedang perang.
Hukum darurat militer melarang pemilu selama masa perang di Ukraina.
Putin juga menegaskan hanya mau bertemu Zelensky setelah ada kesepakatan yang disetujui, menolak pertemuan sebelum itu.
Editor: Anton Suhartono