2 Ormas Bentrok di Bekasi akibat Tersinggung Ditagih Uang Kopi

Okezone ยท Jumat, 22 Mei 2020 - 00:01 WIB
2 Ormas Bentrok di Bekasi akibat Tersinggung Ditagih Uang Kopi

Bentrokan di Bekasi (Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Keributan terkadi antara dua organisasi masyarakat (Ormas) di Jalan Kampung Rawa Bojong No 36, RT.007/RW.014, Bintara I, Kecamatan Bekasi Barat Kota Bekasi pecah. Peristiwa itu dipicu karena terjadi pengeroyokan yang dialami pemilik warung Totok yang dilakukan oleh salah satu oknum dari Pemuda Pancasila, Kamis 21 Mei 2020 pukul 02.30 dini hari.

Pengeroyokan itu terjadi di Jalan Kampung Rawa Bojong No.36, RT.007/RW.014, Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Berdasarkan informasi yang diterima dari Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kompol Erna Ruswing Andari, keterangan korban Totok, kericuhan itu terjadi ketika dirinya setiap malam melayani oknum PP yang tidak memberikan bayaran.

Terlebih, Totok menganggap, setiap malam oknum PP yang berada di pos selalu pesan kopi lebih dari enam gelas, namun tidak mau membayar.

"Karena situasi lagi sepi dampak corona ini, Toto minta uang kopi dan terjadi adu mulut sehingga Iwan marah dan menendang Totok, yang kemudian Totok membalas dan membanting Iwan yang mengakibatkan kepalanya luka," kata Kompol Erna, Kamis malam.

Kemudian sekitar 3 orang Pemuda Pancasila melakukan pengeroyokan terhadap Toto. Pada saat pengeroyokan tersebut Pemuda Pancasila mengeluarkan kalimat menantang organisasi silat SH Terate.

Selanjutnya, pada pukul 03.00 WIB dilaksanakan mediasi dan perdamaian oleh kedua belah pihak dengan menandatangani surat perdamaian. Kemudian pada pukul 15.00 Wib para anggota Silat Setia Hati Terate mendatangi TKP dan mencari pelaku dari Pemuda Pancasila. Sampai dengan sekarang masih adanya konsentrasi massa dari anggota Pencak silat Setia Hati Terate.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq