Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemerintah Modifikasi Cuaca di Jakarta 5 Hari ke Depan, Antisipasi Banjir
Advertisement . Scroll to see content

3 RT di Jakarta Terendam Banjir akibat Hujan Deras, 45 Orang Mengungsi

Jumat, 03 Maret 2023 - 19:34:00 WIB
3 RT di Jakarta Terendam Banjir akibat Hujan Deras, 45 Orang Mengungsi
Tiga RT di Jakarta Barat dan Jakarta Timur terendam banjir pada Jumat (3/3/2023) sore. (Foto ilustrasi/Antara).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat tiga RT di Jakarta Barat dan Jakarta Timur terendam banjir pada Jumat (3/3/2023) sore. Banjir tersebut akibat hujan deras.
 
"Pukul 18.00 WIB, BPBD mencatat genangan yang sebelumnya terjadi di 2 ruas jalan tergenang dan 6 RT, saat ini menjadi 3 RT atau 0,010% dari 30.470 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta," tulis laporan Pusdatin BPBD DKI.

Adapun data wilayah terdampak yang masih tergenang adalah sebagai berikut:

Jakarta Barat terdapat 2 RT :

Kelurahan Tegal Alur
- Jumlah: 1 RT
- Ketinggian: 20 cm 
- Penyebab: Curah Hujan Tinggi

Kelurahan Sukabumi Utara
- Jumlah: 1 RT
- Ketinggian: 80 cm 
- Penyebab: Curah Hujan Tinggi

Jakarta Timur terdapat 1 RT :

Kelurahan Cawang
- Jumlah: 1 RT
- Ketinggian: 30 cm 
- Penyebab: Curah Hujan Tinggi

Sedangkan wilayah yang sudah surut adalah sebagai berikut:
1. Kelurahan Tegal Alur: 8 RT
2. Kelurahan Cengkareng Barat: 1 RT
3. Kelurahan Pulogebang: 1 RT

Jalan tergenang yang sudah surut adalah sebagai berikut:
1. Jl. Kamal Raya, Kel. Tegal Alur, Kec. Kalideres, Jakarta Barat
2. Jl. Prepedan Raya RT. 001 RW.013 Kel. Tegal Alur Kec. Kalideres, Jakarta Barat
3. Jl. Bujana Tirta (Titik Kenal Bea Cukai), Kel. Pisangan Timur, Kec. Pulogadung, Jakarta Timur

Pengungsi:
- Kelurahan Tegal Alur: 45 jiwa di RPTRA Alur Anggrek RW 04

Bantuan yang didistribusikan oleh BPBD DKI Jakarta, 20 paket kebersihan keluarga, 10 dus sabun batang mandi, 10 dus wipol dan 30 diligen handsanitizer.

BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat. Selain itu, BPBD DKI Jakarta juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial, AGD Dinkes, PMI untuk penanganan pengungsi. 

"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," jelasnya.

Lebih lanjut, BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, warga segera hubungi nomor telepon 112 dan beroperasi selama 24 jam non-setop.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut