34 Laptop Hilang, MTs Unwaanunnajah Pinjam Sekolah Lain Jelang UNBK
TANGERANG SELATAN,iNews.id – Guru MTs Unwaanunnajah dipaksa berfikir keras untuk memenuhi kebutuhan komputer menjelang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada Senin 23 April 2018. Pasalnya, sekolah setingkat SMP yang berada di Jalan Komplek Pondok Pucung Indah, RT 06 RW 02, Pondok Pucung, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel) itu baru saja kehilangan alat utama pendukung UNBK. Sebanyak 34 laptop dan satu proyektor hilang dicuri maling.
Wakil Kepala Sekolah MTs Unwaanunnajah Saman mengatakan, pascakejadian pencurian pada 31 Maret, pihak sekolah telah melapor ke Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama (Kemenag) Kantor Wilayah (Kanwil) Kota Tangsel tetapi belum mendapat respons.
“Kita masih menunggu reaksi pemerintah daerah dan Kementerian Agama untuk mencarikan jalan keluar. Ini perhatiannya sudah ada, tetapi implementasinya memang belum,” kata Saman, Senin (2/4/2018).
Namun jika sampai pelaksanaan UNBK berlangsung tetapi pemerintah kota Tangsel dan Kemenag belum juga memberikan solusi, Saman mengatakan, pihak yayasan MTs Unwaanunnajah sementara akan meminjam terlebih dahulu kepada sejumlah sekolah di Tangsel.
“Bagaimana pun jika tidak ada respons dari pemerintah daerah, yayasan akan menyediakan, karena ini memang aturan pemerintah,” ujarnya.
Menurutnya, apabila dari upaya pinjam ke sekolah lain nanti belum juga memenuhi kebutuhan untuk siswa melaksanakan UNBK, pihak sekolah terpaksa membagi tiga gelombang pelaksanaan UNBK dalam mengerjakan soal-soal ujian setiap harinya.
Kebutuhan komputer rata-rata setiap sekolah mencapai 50 unit lebih. Sementara MTs Unwaanunnajah baru saja kehilangan separo lebih laptop milik sekolah lantaran dicuri.
Peristiwa tersebut terjadi saat sekolah tengah libur panjang Hari Raya Paskah pada Sabtu 31 Maret. Akibat peristiwa itu, MTs MTs Unwaanunnajah kehilangan 34 laptop dan satu proyektor.
“Adanya kebijakan pemerintah terkait UNBK, sekolah ini mempersiapkan diri untuk pelaksanaan tersebut dengan pengadaan laptop, tetapi justru ada pencurian. Kerugian sekitar Rp55 juta lebih,” Staf MTs Unwaanunnajah Abdul Rohman, Sabtu 31 Maret.
Editor: Khoiril Tri Hatnanto