340 Km Jalan di Kabupaten Bogor Rusak, Partai Perindo Minta Tak Hanya Selesai di Perbaikan
JAKARTA, iNews.id - Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP Partai Perindo, Tama S Langkun mendesak pemerintah Kabupaten Bogor untuk bergerak cepat mengatasi ratusan kilometer jalan rusak. Hal itu disampaikan terkait pernyataan Pelaksanaan Tugas (Plt) Bupati Bogor Iwan Setiawan yang mengungkapkan 20 persen atau 340 km jalan di daerahnya dalam kondisi rusak.
Kondisi tersebut tersebut juga menjadi keluhan warga setempat karena mengganggu aktivitas sehari-hari mereka.
"Atas keluhan tersebut, kami mendukung Plt Bupati Bogor yang telah mengambil respons cepat yang diawali dengan rapat koordinasi dengan Dinas PUPR Kabupaten Bogor. Mudah-mudahan segala tindakan yang akan diambil bisa tepat sasaran dan menjawab permasalahan yang terjadi," kata Tama, Kamis (18/5/2023).
Setelah menggelar rapat tersebut, Tama S Langkun yang merupakan Bacaleg DPR RI Dapil Jawa Barat (Kabupaten Bogor) dari Partai Perindo itu meminta Plt Bupati untuk memperhatikan sejumlah hal.
Yerry Tawalujan Apresiasi Jokowi Gerak Cepat Perbaiki Jalan Rusak di Daerah, Minta Pemda Tak Lepas Tangan
Pertama, Partai Perindo yang ditetapkan KPU bernomor urut 16 pada kertas suara Pemilu 2024 itu meminta Pemkab Bogor segera menyelesaikan kajian untuk jalan yang rusak. Sehingga mendapatkan informasi yang lebih akurat terkait jalan yang rusak berat dan ringan termasuk melakukan identifikasi titik-titik jalan mana saja yang menjadi tanggung jawab provinsi.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Bogor memiliki panjang jalan 1.974 km dengan berbagai tingkatan kewenangan. Rinciannya, jalan nasional sepanjang 117 km, jalan provinsi 107 km, dan jalan kabupaten 1.748 km.
"Semua bertanggung jawab sesuai dengan porsinya masing-masing," ujar Tama.
Kedua, Partai Perindo yang dikenal peduli rakyat kecil, gigih memperjuangkan penciptaan lapangan kerja, dan Indonesia sejahtera itu meminta Pemkab Bogor untuk meningkatkan koordinasi dengan Pemprov Jawa Barat dan pemerintah usat terkait dengan pembenahan infrastruktur jalan. Terlebih, Presiden Jokowi berencana mengucurkan anggaran sebesar Rp32 triliun untuk membenahi 8.000 km jalan yang rusak di Indonesia.
"Kesempatan ini harus dimanfaatkan oleh Pemkab Bogor. Tentunya dengan catatan apabila anggaran sekitar Rp330 miliar untuk peningkatan jalan tidak memadai," ucapnya.
Ketiga, mencari solusi untuk mengurangi faktor penyebab rusaknya jalan. Misalnya menata regulasi, termasuk menindak tegas kendaraan-kendaraan yang melebihi muatan.
"Misalnya truk-truk yang melebihi batas tonase yang diatur dalam Peraturan Kabupaten. Percuma saja jika jalan diperbaiki, tetapi pengguna jalan yang seperti ini tidak ditertibkan," ujarnya.
Keempat, selain pengelolaan dan pengerjaan perbaikan jalan yang transparan dan akuntabel oleh pemerintah, Partai Perindo juga berharap masyarakat Kabupaten Bogor berpartisipasi untuk mengawasi dan menjaga infrastruktur jalan yang sudah diperbaiki.
"Ayo kita rawat untuk kepentingan bersama," tuturnya.
Editor: Rizal Bomantama