47.588 Warga DKI Jakarta Sudah Jalani Rapid Test
JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus melakukan pemeriksaan cepat atau rapid test kepada para warga yang terindikasi terpapar virus corona (Covid-19). Hingga hari Jumat (17/4/2020), sebanyak 47.588 sudah diperiksa.
Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan, dari hasil test cepat tersebut, persentase masyarakat yang terinfeksi positif dari hasil tersebut adalah 3,8 persen. Dengan rincian, 1.791 orang dinyatakan positif.
"Saat saat ini terdapat 47.588 orang yang telah menjalani rapid test, dengan persentase positif Covid-19 sebesar, 3.8 persen. Rinciannya adalah 1.791," kataya dalam konferensi pers yang disiarkan di Youtube Pemprov DKI, Jumat (17/4/2020).
Ani menuturkan, rapid test tersebut digelar di enam wilayah yang masih di bawah administrasi kota Jakarta. Hasil dari pemeriksaan tersebut juga menyatakan, sebanyak 45.797 orang negatif virus corona.
Sementara itu, paket bantuan sosial (Bansos) yang telah diberikan oleh Pemprov DKI Jakarta pada hari ini mencapai 85.858. Bansos tersebut disebar ke dua wilayah yaitu Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.
"Pada hari ini, bansos telah didistribusikan di 13 kelurahan, di wilayah Jaktim dan Jaksel dan total paket sebamyak 85.859 paket," katanya.
Bansos tersebut kata Ani, berisikan bahan pangan pokok, mulai dari beras sampai dengan minyak goreng. Selain bahan pangan pokok, Pemprov DKI Jakarta juga menyertakan masker kain dan sabun batang dalam bansos tersebut.
"Beras 5Kg, sarden dua kaleng kecil, minyak goreng 0,9 liter serta biskuit sebanyak dua bungkus. Ada juga masker kain dua buah dan sabun mandi dua batang. Bansos tidak memberikan uang tunai," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, pemerintah mengumumkan penambahan pasien positif virus corona sebanyak 407 orang pada hari ini, Jumat (17/4/2020). Jumlah pasien positif corona di Indonesia kini mencapai 5.923 orang.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, ada penambahan 407 dibandingkan jumlah sebelumnya 5.516 orang.
"Penyebaran virus corona masih terus terjadi," ujar Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (17/4/2020).
Dia menuturkan, jumlah pasien yang sembuh mencapai 607. Ada penambahan 59 dibandingkan sebelumnya sebanyak 548 orang.
Sementara pasien yang meninggal dunia mencapai 520 orang. Ada penambahan 24 dibandingkan sebelumnya sebanyak 496 orang.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq