Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Apartemen di Tanah Abang Jakpus, 33 Penghuni Dievakuasi Termasuk 3 Bayi
Advertisement . Scroll to see content

9 Hewan Peliharaan Mati akibat Kebakaran Apartemen di Tanah Abang Jakpus

Jumat, 04 September 2026 - 18:07:00 WIB
9 Hewan Peliharaan Mati akibat Kebakaran Apartemen di Tanah Abang Jakpus
Penghuni apartemen di Tanah Abang, Jakpus, menangisi anjingnya yang telah mati (foto: Yuwantoro Winduajie)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id -Kebakaran yang melanda Apartemen Pavilion di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2026), tidak menimbulkan korban jiwa di kalangan penghuni. Namun, sembilan hewan peliharaan milik penghuni dilaporkan mati akibat insiden tersebut, termasuk anjing.

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Bayu Meghantara mengatakan, petugas menerima laporan kebakaran pada pukul 11.23 WIB dan berhasil memadamkan api dalam waktu singkat. Meski demikian, asap tebal yang menyebar ke berbagai lantai membuat proses evakuasi harus dilakukan secara menyeluruh.

Dalam proses penyisiran dan evakuasi, petugas tidak hanya mengevakuasi penghuni, tetapi juga hewan peliharaan yang berada di dalam gedung. Berdasarkan data yang dihimpun Gulkarmat, terdapat sembilan hewan peliharaan yang dilaporkan mati dalam peristiwa tersebut.

"Data kami sembilan," kata Bayu.

Sebelumnya, sejumlah penghuni terlihat keluar dari area apartemen sambil membawa hewan peliharaan mereka yang berhasil diselamatkan. Namun, tidak semua hewan dapat dievakuasi dengan selamat akibat kondisi asap yang memenuhi gedung.

Bayu memastikan hingga saat ini tidak ada korban jiwa dari penghuni apartemen. Sebanyak 33 orang berhasil dievakuasi, terdiri dari 31 warga negara Indonesia dan dua warga negara asing.

"Alhamdulillah kami bisa menyelamatkan jiwa sejumlah 33 orang, terdiri dari 31 warga negara Indonesia dan dua orang warga negara asing," ujarnya.

Menurut Bayu, api hanya muncul di area shaft atau jalur kabel dan tidak berkembang menjadi kebakaran besar. Namun, karakteristik shaft yang menyerupai cerobong menyebabkan asap menyebar hingga ke lantai-lantai atas sehingga menghambat proses penyelamatan.

Hingga Jumat sore, petugas masih melakukan penyisiran dari lantai atas hingga bawah untuk memastikan tidak ada penghuni yang tertinggal di dalam gedung. Penyebab kebakaran sendiri masih dalam proses penyelidikan, meski dugaan awal mengarah pada fenomena kelistrikan.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut