Aksi Ugal-ugalan Fortuner Nyalip dari Bahu Jalan di Tol Andara, Berujung Tabrak Kendaraan Lain
JAKARTA, iNews.id - Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Tol Depok-Antasari (Desari), tepatnya di KM 02+600 sebelum Gerbang Tol Andara 1. Insiden tersebut melibatkan satu unit mobil Toyota Fortuner yang menabrak Toyota Agya.
Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Reiki Indra Brata Manggala menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (24/3/2026) pukul 20.35 WIB. Kecelakaan diduga dipicu oleh pengemudi Fortuner yang berkendara dengan kecepatan tinggi dan melintasi bahu jalan.
"Diduga pengemudi kendaraan Toyota Fortuner B 1345 LES menggunakan bahu jalan dengan kecepatan tinggi, out of control saat memasuki lajur 1 yang mengakibatkan 33 (kecelakaan) dengan mobil di depannya," ucap Reiki dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (25/3/2026).
Dia menambahkan, kejadian bermula saat Toyota Fortuner yang dikemudikan oleh RTD (29) melaju di lajur 2 dengan kecepatan sekitar 100 km/jam. Setibanya di KM 02+400, RTD berpindah ke bahu jalan luar untuk menyalip kendaraan di depannya.
Kronologi Kecelakaan Tewaskan 1 Orang di Tol Jagorawi, Imbas Nyalip dari Bahu Jalan
Saat mencoba kembali masuk ke lajur 1, mobil Fortuner tersebut menabrak Toyota Agya bernopol B 2370 TFU yang dikemudikan oleh SM (40). Saat itu, SM diketahui hendak menuju arah keluar Gerbang Tol Andara 1.
Kecelakaan Remaja Tewas Terlindas Truk di Citeureup Bogor, Imbas Gagal Nyalip
"Kejadian tersebut mengakibatkan kendaraan pihak pertama (Fortuner) terguling ke lajur 2 dengan posisi melintang," katanya.
Akibat benturan keras tersebut, mobil Fortuner mengalami kerusakan parah pada bagian bodi, kaca depan hancur, hingga pintu samping kanan dan kiri ringsek.
Truk Nyalip Tabrak Kurir Paket dan Pagar Rumah di Pasuruan, 1 Orang Tewas
Sementara itu, mobil Agya mengalami kerusakan di bagian bodi depan dan hancur di bagian belakang kanan. Meski kondisi kendaraan rusak berat, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
"Korban jiwa nihil. Korban luka ringan dua orang perempuan," tuturnya.
Editor: Aditya Pratama