Anies Cerita Bangun Ruang Ketiga di Jakarta : Kota Ini Milik Semua
JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menceritakan membangun ruang ketiga di Ibu Kota. Ruang ketiga yang dimaksud ruang interaksi yang setara.
Menurut Anies, DKI Jakarta adalah pusat perekonomian, pemerintahan, kebudayaan dan aspek lainnya. Semua warga banyak menghabiskan waktu untuk mencari penghasilan.
"Banyak dari kita menghabiskan waktu untuk mencari penghidupan, padahal kota ini bukan hanya mencari penghidupan. Kota ini harus menjadi penghidupan bagi warganya karena itu lah kita lihat ruang Kota Jakarta," kata Anies dalam akun Youtube pribadinya, Sabtu (15/1/2022).
Anies juga menegaskan telah serius membangun ruang ketiga. Tujuannya untuk memberikan tempat bagi seluruh warga agar mendapatkan ruang alternatif.
Cerita Lukisan Berjudul Gubernur Pencetak Sejarah untuk Anies Baswedan
"Selama ini yang banyak menyediakan ruang ketiga swasta apa yang dikerjakan mal tumbuh di Jakarta. Ruang ketiga kita bangun yang mempunyai banyak prinsip, dia harus memberikan rasa kesetaraan, menjadikan orang berkegiatan, dia harus memberikan sebuah pengalaman tinggal di kawasan perkotaan," katanya.
Warga Petamburan Datangi Anies, Bersyukur Dapat Kepastian Hukum Tanah yang Ditempati
Ruang ketiga, kata dia, bisa digunakan macam kegiatan. Dia juga memberikan ilustrasi Bundaran Hotel Indonesia (HI) yang selalu menjadi tempat berinteraksi setiap akhir pekan atau car free day.
"Tapi apa yang terjadi orang yang masuk Thamrin tidak mau masuk Plaza Indonesia tanpa sadari ruang ketiga setrata, saya sebut ini ilustrasi tanpa tendesi untuk menggambarkan kalau swasta yang menyiapkan tentu harus segmen pasar," ucap dia.
"Kalau negara segmennya warga negara, semua punya kesempatan yang sama. Disitu negara harus hadir di ruang ketiga dan menunjukkan bahwa kota ini milik semua bukan untuk sebagian kita. Ini kita serius bangun di Jakarta," katanya.
Editor: Faieq Hidayat