Anies Hadiri Pertemuan Wali Kota Tingkat Dunia Usai Cek Sawah, Netizen: Rahasia Cerdas dan Berwibawa Apa Ya?
JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mempunyai segudang agenda, Jumat (16/4/2021). Dia sempat melakukan panen di sawah yang dimiliki BUMD DKI Jakarta Food Station di Cilacap.
Usai melakukan panen, Anies terus melanjutkan agendanya. Salah satunya menghadiri pertemua wali kota antardunia dengan Sekjen PBB.
Anies mengunggah momen tersebut di akun Instagramnya. Anies menyebut mengalami hari yang unik.
"Sebuah hari yang amat unik. Pagi di sawah dengan pak Bupati Cilacap dan para petani mewujudkan ketahanan pangan, 12 jam kemudian berbicara dengan Sekjen PBB sebagai Wakil Ketua C40 tentang perubahan iklim," tulis Anies seperti dilihat, Sabtu (17/4/2021).
Panen Raya di Cilacap, Gubernur Anies Baswedan Pastikan Ketahanan Pangan di Jakarta Aman
Anies mengatakan DKI Jakarta berkomitmen untuk ikut mewarnai di tingkat internasional. Namun, Anies menyebut pemerintahannya tidak lupa memberi manfaat di pedesaan.
"Inilah Jakarta, sebuah ikhtiar untuk memberi manfaat di pedesaan dan ikut mewarnai di tingkat global," tuturnya.
Unggahan Anies ditanggapi beragam oleh netizen. Salah satunya memuji Anies yang dinilai berwibawa.
"Pak mau nanya. Rahasia jadi orang cerdas dan berwibawa apa ya?," tulis akun Instagaram @waris9482.
Sebelumnya, Anies didampingi Bupati Cilacap, Tato Suwarto Pamuji melakukan panen raya di Desa Jenang, Kecamatan Majenang, Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (16/4/2021). Pemprov DKI Jakarta melalui BUMD Food Station Tjipinang Jaya panen raya di lahan seluas 1.000 hektare.
Kegiatan tersebut dilakukan guna memastikan pasokan pangan di ibu kota terjaga selama bulan Ramadan dan menyambut Idul Fitri 1442 Hijriah.
“Kolaborasi ini ikhtiar yang punya multiaspek, bagi kami di Jakarta 99 persen kebutuhan pangan dipasok dari luar dan kita memiliki ketergantungan yang amat tinggi dan Jakarta merasa bersyukur bisa bersama dengan Cilacap menyiapkan ketahanan pangan untuk warga di ibu kota,” kata Anies.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq