Antisipasi Banjir, Anies Sebar 150 Unit Pompa Mobile
JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan peremajaan pompa air guna mengantisipasi banjir yang menggenangi 17 titik di wilayah ibu kota. Tidak hanya itu, sebanyak 150 unit pompa mobile bakal disebar ke titik rawan banjir.
"Pompa air sering sekali mengalami kerusakan, sudah saatnya kita mengganti pompa karena usia yang sudah tua, sehingga ketika dipakai bekerja dengan durasi yang panjang akan bermasalah. Insya Allah satu-satu akan kita ganti pompanya," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Hal itu disampaikan dia ketika ditemui saat meninjau situasi Jembatan Kampung Melayu, Jakarta, Sabtu (27/4/2019). Dia mengemukakan, sebanyak sekitar 150 unit pompa mobile tersebar di berbagai titik rawan banjir dan terdapat juga 450 rumah pompa.
"Semua pompa air siap digunakan. Lalu, penjaga pintu air juga terus memonitor ketinggian air dari hulu dan dari hilir," kata Anies.
Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan ini menambahkan, pemantauan debit air dari selatan dan utara Jakarta cukup penting dalam mengantisipasi banjir. "Teknik dan pemantauan pengelolaan pintu air dan pompa penting karena Jakarta dikepung segala arah, dari hulu air hujan dan dari hilir air laut," ungkapnya.
Anies memastikan, seluruh jajaran di Pemprov DKI Jakarta bersama instansi terkait terus bersiaga untuk mengantisipasi terjadi banjir, termasuk dengan mengevakuasi warga di wilayah rawan banjir.
Dia menjelaskan, Bendungan Sukamahi dan Ciawi yang terletak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat nantinya akan bermanfaat untuk pengendalian banjir di wilayah Jakarta dan sekitarnya. "Dengan adanya bendungan kering itu, maka air akan terkendali. Insya Allah bulan Desember tahun ini selesai," ucap Anies.
Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan, pembangunan Bendungan Sukamahi dan Ciawi merupakan upaya pemerintah di hulu Sungai Ciliwung untuk mengurangi kerentanan Kawasan Strategis Nasional (KSN) Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) dari bencana banjir.
Dua bendungan kering yang dibangun Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane itu, juga merupakan bagian dari rencana induk pengendalian banjir Jakarta.
Editor: Djibril Muhammad