Awal Mula Nama Kelurahan Pondok Kopi Jaktim, Ternyata Begini Sejarahnya
JAKARTA, iNews.id - Nama Kelurahan Pondok Kopi tentu sudah tidak asing di telinga masyarakat Jakarta. Daerah yang menjadi bagian dari Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur (Jaktim) itu berbatasan langsung dengan Kota Bekasi di Provinsi Jawa Barat.
Dilansir dari laman encyclopedia.jakarta-tourism.go.id, nama Pondok Kopi ternyata berkaitan erat dengan tanaman kopi. Pada zaman dahulu, kawasan itu ditumbuhi banyak tanaman kopi sebagai rempah-rempah utama.
Kopi yang ditanam di kawasan ini merupakan tanaman yang dibawa Komandan pasukan Belanda bernama Adrian Van Ommen dari Malabar-India tahun 1696.
Bibit kopi tersebut selanjutnya diuji coba pertama kali di lahan pribadi milik Gubernur Jendral VOC Willem van Outhoorn. Ternyata bibit kopi ini cocok ditanam di kawasan tersebut.
Adu Jotos dengan Warga, Aksi Komplotan Pelaku Curanmor di Pondok Kopi Gagal
Lambat laut semakin banyak pohon kopi yang tumbuh di kawasan ini. Hal tersebut membuat orang-orang Belanda sering singgah di tempat ini untuk sekadar ngopi bahkan bermukim.
Bahkan, kopi hasil panen di kawasan ini dibawa orang-orang Belanda ke negerinya saat masa Hindia Belanda menjajah Batavia. Kopi yang ditanam pun memiliki kualitas baik dan mempunyai ciri khas rasa yang nikmat.
Semakin banyaknya orang-orang Belanda yang singgah di tempat ini, kemudian bermunculan pondok-pondok. Banyaknya pondok-pondok ini membuat orang-orang menyebutnya sebagai Pondok Kopi.
Saat ini di Pondok Kopi sudah tidak ada satu pun pohon kopi yang tumbuh. Kawasan ini pun berubah menjadi permukiman penduduk.
Pada tahun 1975 silam, Pemprov DKI Jakarta membangun kawasan ini dengan berdirinya Perumahan Pondok Kopi. Barulah pada tahun 1982, Pemkot Jakarta Timur meresmikan nama Kelurahan Pondok Kopi tepatnya pada 17 Januari 1982.
Editor: Rizal Bomantama