Banjir Prestasi, Anies Kembali Pamer Penghargaan Jakarta Kota Digital
JAKARTA, iNews.id – Prestasi tak henti-henti diraih Provinsi DKI Jakarta. Kali ini Ibu Kota diganjar penghargaan kota digital.
Pencapaian tersebut diunggah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di akun Instagram, Kamis (24/12/2020) siang. Anies yang mengenakan kemeja batik menunjukkan trofi dan piagam.
“Alhamdulillah, DKI Jakarta kembali meraih penghargaan. Kali ini dari TOP Digital Awards 2020 pada hari Selasa (22/12). Kita memenangkan penghargaan untuk tiga kategori, yaitu Top Digital Implementation 2020 on Province Government Level Stars 5, Top Digital Transformation Readiness 2020 dan Top Leader on Digital Implementation 2020,” kata Anies.
Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan tersebut bersyukur dan berterima kasih atas penghargaan tersebut. Prestasi ini merupakan hasil dari kerja kolosal dan kolaborasi banyak pihak di balik layar yang terlibat dalam membangun ekosistem digital Jakarta.
Anies menuturkan, semua menyadari pandemi dan krisis saat ini sesungguhnya perubahan yang dipercepat. Alat yang biasa digunakan sehari-hari kini dimanfaatkan secara optimal dalam komunikasi jarak jauh untuk mencegah penularan.
“Transformasi digital terjadi di mana-mana dan itu artinya kita harus siap mengantisipasi perubahan tersebut,” kata dia.
Menurut Anies, Pemprov DKI Jakarta membangun super-app JAKI atau Jakarta Kini, untuk mengintegrasikan seluruh data dalam satu aplikasi digital yang dapat diakses di mana saja-kapan saja. DKI juga meluncurkan program JakWIFI agar seluruh kegiatan yang kini mengandalkan koneksi internet dapat terjangkau oleh seluruh masyarakat
“Di sisi lain, transformasi digital juga kami lakukan di dalam jajaran agar sistem administrasi birokrasi dapat lebih mudah, lebih cepat dan mengedepankan prinsip good governance seperti transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Sebelumnya, Anies memamerkan penghargaan Jakarta sebagai Kota Peduli Hak Asasi Manusia. Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementrian Hukum dan HAM. Beragam penghargaan ini pun diapresiasi luas masyarakat.
Editor: Zen Teguh