Bantuan Belum Merata, Warga Kampung Cibeureum Cianjur Terpaksa Utang untuk Makan
BOGOR, iNews.id - Bantuan logistik untuk warga terdampak gempa di wilayah Cianjur belum merata. Masih banyak warga yang mengungsi di tenda seadanya hingga harus mengutang ke warung untuk makan.
Seperti yang dirasakan warga RT 06 RW 1, Kampung Cibeureum, Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang. Di lokasi ini, terlihat banyak warga bertahan di dalam tenda pengungsian yang dibangun seadanya.
Tenda didirikan warga sejak hari pertama gempa besar terjadi. Lapangan hingga di sekitar pemakaman umum dijadikan tempat tinggal sementara.
"Kita bikin tenda seadanya aja," kata Ketua RT Yani Nuryani kepada MNC Portal, Selasa (22/11/2022).
Gempa Cianjur, BNPB Catat 151 Orang Masih Hilang, 268 Meninggal
Banyak rumah warga yang rusak terdampak gempa sehingga sudah tidak bisa ditinggali. "Masih ada gempa kecil-kecil, makanya warga trauma masuk ke rumah," katanya.
Sejauh ini, warganya pun belum mendapatkan bantuan logistik dari pemerintah. Mirisnya, pada awal gempa warganya terpaksa harus mengutang ke warung untuk mendapat beras dan lainnya.
"Dua hari sebelumnya gak ada (supply) sampe kita ngutang ke warung buat makan minum warga sama anak-anak. Tadi ada sekitar jam 13.00 WIB ada bantuan dari relawan, dari pemerintah belum ada," tuturnya.
Saat ini, warganya yang berjumlah 80 KK dengan sekitar 300 jiwa sangat membutuhkan bantuan tenda dan logistiknya lainnya. Termasuk kebutuhan anak balita dan bayi di tenda pengungsian.
"Kita perlu tenda, karena kan malem dingin ya. Tenda selimut sama makanan bayi, susu, pampers kita gak ada, makanan sehari-hari dan obat-obatan," tuturnya.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq